Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Resmi Diperpanjang Dua Bulan! Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH ASN demi Mitigasi Krisis Energi Dunia

Nurismi • Jumat, 22 Mei 2026 | 05:40 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

BERAU POST - Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) selama dua bulan ke depan.

Kebijakan tersebut diambil di tengah kondisi global yang masih dibayangi ketidakpastian akibat perang yang belum berakhir.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keputusan itu dibahas dalam rapat koordinasi pemerintah bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah kementerian terkait.

“Tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan, dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (21/5).

Lebih lanjut Airlangga mengklaim bahwa kebijakan WFH terbukti cukup efektif dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Pengurangan mobilitas masyarakat dinilai berdampak langsung terhadap penurunan penggunaan energi, khususnya di sektor transportasi. “Ya tentu konsumsi-nya (BBM) turun,” katanya singkat.

Namun demikian, Airlangga belum membeberkan secara rinci berapa besar penghematan yang berhasil dicapai pemerintah melalui implementasi kebijakan tersebut.

Saat ditanya mengenai angka penghematan, ia hanya menjawab singkat sambil berkelakar.

“(Hitungan penghematan WFH) ada, nanti di kantong,” imbuhnya.

Selain memperpanjang kebijakan WFH, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah insentif ekonomi guna menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional pada Kuartal II-2026.

Insentif tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi menghadapi tekanan global dan menggenjot daya beli masyarakat.

"Selain itu juga ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak,” tukas Airlangga.

Sebelumnya, pemerintah secara resmi telah menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1 April 2026.

Kebijakan ini merupakan langkah untuk memitigasi krisis energi dunia imbas perang Iran vs Israel dan AS di Timur Tengah.

Editor : Nurismi
#headphone kabel #diperpanjang #as #wfh