Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

OJK Rancang Aturan RBB Baru: Bank Wajib Dukung Makan Bergizi Gratis hingga Program 3 Juta Rumah

Nurismi • Jumat, 10 April 2026 | 05:40 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari (Nurul F/JawaPos.com)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari (Nurul F/JawaPos.com)

BERAU POST - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan tengah merancang aturan baru terkait Rencana Bisnis Bank (RBB) guna memperkuat dukungan sektor perbankan terhadap program prioritas pemerintah. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang agar penyaluran kredit perbankan semakin terarah dan mampu menopang berbagai program strategis nasional.

Orang nomor satu di OJK itu menyebutkan bahwa regulasi tersebut nantinya akan dituangkan dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) sebagai penyesuaian ketentuan RBB.
 
“Ini juga sedang kami siapkan RPOJK untuk penyesuaian ketentuan RBB. Di dalamnya kami dorong agar perbankan bisa lebih masuk ke program-program prioritas pemerintah,” ujar Friderica dalam acara Indonesia Outlook di Jakarta, dikutip Kamis (9/4).

Ia menjelaskan, sejumlah program yang menjadi fokus antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan 3 juta rumah, hingga penguatan koperasi desa (Kopdes).

OJK ingin memastikan sektor jasa keuangan memiliki peran signifikan dalam mendukung pembiayaan program-program tersebut.

“Seperti misalnya di makanan bergizi gratis, kemudian program 3 juta rumah, terus kemudian seperti koperasi desa dan lain-lain itu juga kita siapkan di dalam ketentuan rancangan di POJK RBB tersebut,” jelasnya.

Menurut Friderica, langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi OJK dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan pembiayaan di sektor jasa keuangan, termasuk penguatan ekosistem UMKM.

OJK optimistis, dengan berbagai kebijakan yang disiapkan, sektor keuangan mampu menopang pencapaian target ekonomi pada 2026.

“Kita terus mendukung pertumbuhan (ekonomi), kita yakin bisa mencapai itu dengan berbagai program untuk mendukung program nasional yang ada saat ini," ujar Friderica.

"Misalnya kita meningkatkan pembiayaan sektor jasa keuangan tersebut, ya tadi penguatan ekosistem UMKM sudah kita sampaikan dan seterusnya. Yang intinya kalau kita tarik semuanya, kita cukup yakin di 2026 ini kita bisa mencapai target tersebut," pungkasnya.

Editor : Nurismi
#sinergi #pembiayaan #3 juta rumah #ojk