Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kemenkeu Kucurkan Rp2 Triliun Dukung Ekspor Tekstil dan Furnitur, Bunga Cuma 6 Persen!

Beraupost • Rabu, 24 Desember 2025 | 05:40 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.(Instagram.com/@menkeuri)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.(Instagram.com/@menkeuri)

BERAU POST - Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran Rp 2 triliun untuk mendukung pembiayaan ekspor bagi industri tekstil dan furnitur, melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"Sekarang kami siapkan Rp 2 triliun untuk perusahaan tekstil maupun furnitur. Jadi, mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6 persen. Itu saya janjikan ke mereka," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (23/12).

Purbaya menjelaskan volume pembiayaan LPEI saat ini baru mencapai Rp 200 miliar. Sementara pelaku usaha furnitur mengusulkan pembiayaan ditingkatkan hingga Rp 16 triliun.

Untuk saat ini, Purbaya mengabulkan usulan tersebut dengan batas anggaran Rp 2 triliun.

Usulan insentif pembiayaan disampaikan saat pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia menyambangi kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (16/12).

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menjelaskan pihak pengusaha mengusulkan skema insentif hingga deregulasi untuk mendukung industri furnitur.

Kadin Indonesia mencatat peluang ekspor furnitur global bisa mencapai USD 300 miliar, sedangkan porsi Indonesia saat ini baru sekitar USD 2,5 miliar.

Data ini menandakan kontribusi industri furnitur Indonesia relatif kecil di tengah peluang pasar ekspor yang besar.

Selain pendanaan dan strategi industrialisasi, pengusaha juga menyampaikan pertimbangan diversifikasi pasar yang lebih merata, mengingat saat ini pasar ekspor furnitur Indonesia masih terpusat ke Amerika Serikat dengan porsi mencapai 60 persen.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Abdul Sobur menambahkan industrinya mengharapkan dukungan konkret dari pemerintah, misalnya penurunan bunga atau fasilitas khusus terhadap modal murah.

"Misalnya melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), kami dapat kurang lebih 6 persen. Namun, kami harap volumenya ditingkatkan," tambah Sobur. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#furnitur #dukungan #industri tekstil #menteri keuangan #lpei