Perkuat Kepedulian Lingkungan, Lewat Aksi Bersih Sungai dan Drainase

Nurismi • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:10 WIB
AKSI BERSIH-BERSIH: Aparatur Sipil Negara Pemkot Bontang bersama 46 unit kerja melaksanakan aksi bersih sungai dan drainase di sejumlah titik di Kota Bontang, Jumat (16/10). (IMAM UNTUK BP)
AKSI BERSIH-BERSIH: Aparatur Sipil Negara Pemkot Bontang bersama 46 unit kerja melaksanakan aksi bersih sungai dan drainase di sejumlah titik di Kota Bontang, Jumat (16/10). (IMAM UNTUK BP)

BERAU POST – Aksi bersih sungai dan drainase dalam rangka World Cleanup Day dan HUT ke-27 Kota Bontang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar, Jumat (16/10). 

Pembersihan meliputi pengangkatan endapan lumpur, pemangkasan rerumputan, serta pembersihan saluran air untuk mencegah penyumbatan dan menjaga kelancaran aliran air, dengan melibatkan 46 unit kerja di beberapa lokasi, yakni Jalan KS Tubun, Jalan Gambas, Jalan Mangga, dan Jalan Ahmad Yani.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setda Bontang sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Much Cholis Edy Prabowo mengatakan, kegiatan tersebut menindaklanjuti arahan Wali Kota agar aparatur sipil negara (ASN) aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Untuk hari ini (kemarin, red) kami pusatkan di tiga lokasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan lokasi juga mempertimbangkan keselamatan petugas, terutama di Jalan Ahmad Yani yang memiliki sungai cukup dalam dan potensi bahaya akibat keberadaan buaya.

“Kami pilih lokasi yang aman, tetapi memang kondisinya cukup untuk dibersihkan,” jelasnya.

Much Cholis menegaskan, menjaga kebersihan tidak cukup hanya melalui kegiatan gotong royong, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari.

“Jangan hanya bersih saat ada kegiatan. Kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tegasnya.

Diketahui, aksi ini merupakan salah satu gerakan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tanggal 18 Februari 2026, serta misi kelima RPJMD Bontang 2025–2029 tentang pelestarian lingkungan hidup.

Melalui program tersebut, Pemkot Bontang menghimbau dan mengajak masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari pembakaran sampah. 

“Kolaborasi pemerintah, ASN, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga sungai dan drainase tetap bersih serta berfungsi dengan baik,” tutupnya.(adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
aksi bersih sungai pemkot bontang