BERAU POST - Sebanyak 1.200 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu diusulkan untuk dapat diangkat menjadi P3K penuh waktu.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, upaya tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemkot Bontang terhadap keberadaan tenaga P3K, karena selama ini mendukung pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah. Bahkan, usulan tersebut telah ditandatangani dan disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kami mengusulkan juga P3K paruh waktu 1.200 orang untuk diangkat menjadi P3K full waktu dan saya sudah menandatangani. Saya usulkan juga ke BKN,” ujar Neni, Kamis (1/10) lalu.
Selain tenaga paruh waktu, Neni menyebut jumlah P3K di sektor pendidikan mencapai sekitar 900 orang. Kebijakan terkait pembiayaan P3K juga menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menghadapi pengelolaan anggaran ke depan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, pembiayaan P3K oleh pemerintah pusat sejauh ini baru diketahui mencakup sektor pendidikan, khususnya guru.
“Informasinya juga baru P3K yang ditanggung itu pendidikan yaitu guru. Kesehatan juga belum,” kata Neni.
Pemkot Bontang pun akan terus mengikuti perkembangan kebijakan pemerintah pusat terkait skema pembiayaan dan pengangkatan P3K.
"Upaya kami perjuangkan dengan harapan dapat memberikan kepastian bagi tenaga P3K sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan publik di Kota Bontang," tandasnya.(adv/arp)
Editor : Nurismi