Tata Kawasan Kampung , Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Bakal Gandeng PT Badak

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:05 WIB
BAKAL DITATA: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mendorong penataan kawasan Kampung Baru melalui kolaborasi dengan PT Badak NGL.
BAKAL DITATA: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mendorong penataan kawasan Kampung Baru melalui kolaborasi dengan PT Badak NGL.

BERAU POST – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan langkah penataan kawasan Kampung Baru, sebagai bagian dari upaya mencegah gangguan ketertiban dan kenakalan remaja. 

Penataan itu rencananya akan menggandeng PT Badak NGL melalui skema kerja sama untuk melakukan pembenahan, sekaligus revitalisasi kawasan.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, rencana tersebut menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan yang masih ditemukan di kawasan Kampung Baru. Salah satunya terkait maraknya ditemukan botol minuman keras di sejumlah titik.

Menurutnya, patroli dan pengawasan perlu dibarengi pembenahan lingkungan agar kawasan lebih tertata, terang, dan memiliki aktivitas positif.

Pemkot juga telah membahas kerja sama dengan PT Badak NGL melalui program CSR untuk pembangunan fasilitas permanen.

“Pemerintah bersama PT Badak bisa memanfaatkan CSR untuk membangun fasilitas secara permanen agar lebih rapi dan tertib, sekaligus memudahkan pengawasan,” ujar Agus Haris, Kamis (1/10).

Ia menjelaskan, penataan kawasan nantinya dapat diarahkan untuk menyediakan ruang bagi UMKM, fasilitas olahraga, serta penerangan yang memadai. 

“Jadi tempat itu bisa lebih rapi dan tertib. Juga menjadi tempat aktivitas masyarakat yang dapat menghidupkan lingkungan,” terangnya.

Selain pembenahan sarana dan prasarana, Pemkot Bontang juga mendorong pendekatan edukatif kepada kalangan remaja.

Sosialisasi dan kegiatan positif diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mengarahkan generasi muda, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang mengganggu ketertiban.

“Semoga melalui kolaborasi dengan PT Badak NGL ini,dapat segera dirumuskan. Supaya penataan Kampung Baru tidak berhenti pada pengawasan, tetapi berlanjut pada pembenahan kawasan secara berkelanjutan,” tandasnya.(adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
pemkot bontang