BERAU POST – Sinergi bersama Tim Penggerak PKK terus dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Pasalnya, Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pelantikan Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Bontang Selatan Masa Bakti 2026–2031 di BPU Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (2/10).
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, PKK memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menerjemahkan program pembangunan hingga ke tingkat keluarga.
Dengan jaringan yang berjenjang dari kota, kecamatan, kelurahan hingga Dasa Wisma, PKK dinilai memiliki kekuatan untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
“PKK merupakan mitra strategis pemerintah karena memiliki peran langsung di tengah masyarakat melalui 10 Program Pokok PKK,” ujar Agus Haris.
Menurutnya, sinergi tersebut dapat diperkuat melalui berbagai program prioritas Pemkot Bontang, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, pencegahan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Selain itu, menurutnya, pemerintah juga memahami bahwa pelaksanaan berbagai kegiatan PKK membutuhkan dukungan yang memadai. Namun, kondisi fiskal daerah dan efisiensi anggaran membuat alokasi untuk kegiatan PKK saat ini masih terbatas.
Kendati begitu, Pemkot Bontang berencana kembali merumuskan dukungan anggaran pada APBD 2027. “Kami berharap adanya tambahan transfer dari pemerintah pusat nantinya bisa membuka ruang fiskal untuk memperkuat program-program PKK,” katanya.
Agus melanjutkan, penguatan PKK tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah. Dibutuhkan kesatuan gerak antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, puskesmas dan organisasi masyarakat agar program yang telah dirancang dapat berjalan efektif.
“Setiap jenjang pemerintahan memiliki peran masing-masing. Mulai dari wali kota, wakil wali kota, sekretaris daerah, camat sampai lurah harus membawa kebijakan pemerintah secara bersama-sama agar pembangunan berjalan efektif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bontang, Nur Kalbi Agus Haris meminta pengurus PKK Kecamatan Bontang Selatan menjadikan data sebagai dasar dalam menjalankan program.
Menurutnya, ketepatan data akan menentukan ketepatan sasaran program pemberdayaan masyarakat. “Nyawa PKK itu ada di data. Data yang valid akan menghasilkan program-program yang tepat sasaran,” kata Nur Kalbi.
Ia juga menekankan agar 10 Program Pokok PKK tidak berhenti pada administrasi maupun laporan kegiatan. Kader diminta turun langsung untuk melihat persoalan masyarakat sekaligus memastikan program yang dijalankan sesuai kebutuhan wilayah.
“10 program pokok PKK jangan cuma di atas kertas. Mari kita laksanakan program-program prioritas sesuai isu di wilayah kita dan isu di Kota Bontang,” ujarnya.
Sejumlah isu strategis yang dapat didukung PKK antara lain penurunan stunting, pola asuh anak di era digital, ketahanan pangan, perilaku hidup bersih dan sehat, hingga kesiapsiagaan keluarga menghadapi bencana.
Dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, Pemkot Bontang juga membuka ruang bagi PKK untuk turut memperkuat pemasaran produk UMKM dan UP2K.
Salah satunya melalui kegiatan Saturday Market yang digelar pemerintah melalui DKUMPP di Lapangan Parikesit setiap Sabtu.
Nur Kalbi mengajak jajaran PKK Kecamatan Bontang Selatan dan para kader memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkenalkan produk usaha keluarga kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong UMKM lokal berkembang dan naik kelas.
“Pemerintah Kota Bontang membantu memasarkan produk-produk UMKM dan UP2K binaan Dekranasda dan PKK Kota Bontang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Bontang Selatan, Neneng Aenuroh mengatakan, pelantikan 60 pengurus PKK periode 2026–2031 berdasarkan SK Camat Bontang Selatan Nomor 100.3.3.3/53/Kecamatan.BS/2026.
“Pelantikan ini untuk memberikan mandat dan tanggung jawab kepada pengurus yang baru agar dapat melaksanakan program-program PKK serta memperkuat peran dalam pembangunan,” ungkap Neneng.(adv/arp)
Editor : Nurismi