PADAHAL beberapa hari lalu, Tanjung Redeb dan sekitarnya diguyur hujan lebat tengah malam. Warga gembira. Berharap soal kabut asap segera berakhir.
Nyatanya, dalam dua hari ini kabut asap semakin tebal. Makin pekat. Lebih pekat dari hari-hari sebelumnya.
Suasana itu terlihat di Tepian Sungai Segah, saat memandang ke wilayah Gunung Tabur, maupun arah ulu dan ilir. jarak pandang jadi terbatas. Terhalang kabut asap.
Saya melihat aktivitas warga siang maupun malam hari di sepanjang Tepian Sungai Segah, masih saja tetap berlangsung. Yang penting tetap menjaga kesehatan.
Karena cuaca seperti itu, aktivitas banyak warga lebih memilih luar rumah dibatasi. Mereka memilih berada di rumah ketimbang harus keluar rumah. Kalau juga terpaksa, harus menggunakan masker.
Tak banyak yang tahu di mana sumber api yang menyebabkan asap kian tebal. Sebab, dari sejumlah laporan warga lewat media sosial, hampir tak terdengar lagi terjadinya karhutlah di wilayah Kabupaten Berau.
Jadi asapnya dari mana? Begitu pertanyaan warga. Asap kiriman kah Kalau kiriman, dari daerah mana?
Banyak yang menyebut bahwa karhutla masih saja terjadi di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Bisa jadi, asap itulah yang terbawa angin hingga ke Kabupaten Berau.
Kabut asap yang hampir merata menyelimuti kota Tanjung Redeb hingga wilayah kecamatan terdekat, praktis berdampak pula pada aktivitas Bandara Kalimarau.
Pihak bandara terus memntau kondisi cuaca yang menyebabkan jarak pndang di landasan pacu jadi terbatas. Kalau saja jarak pandang terbatas, bisa saja sewaktu-waktu penerbangan dari dan ke Bandara Kalimarau ditunda.
Keluhan serupa juga dialami para operator speed boat di dermaga wisata. Menurut mereka, jarak pandang di sangai maupun laut menuju Maratua terhalang kabut asap yang tebal. Kami harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan.
Belum bisa dipastikan kapan kondisi asap yang mengurung sebagian wilayah Berau akan berakhir. Sangat bergatung pada karhutla. Baik di dalam daerah, maupun wilayah yang berdekatan dengan Kabupaten Berau. (*/sam)
@daengsikra.id