Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Tak Perlu Jauh-Jauh ke Bontang, Ternyata Ikan Bawis Segar Banyak Berasal dari Sini

Nurismi • Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:25 WIB

NAMPAK sepi: Bagian pasar basah dan pasar kering ramai. Sayangnya saya tak menemukan ikan asin bawis. (DOK PRIBADI)

NAMPAK sepi: Bagian pasar basah dan pasar kering ramai. Sayangnya saya tak menemukan ikan asin bawis. (DOK PRIBADI)

GAMI Bawis. Makanan warga pesisir Bontang (Kaltim) yang pernah juara nasional. Juga pernah mewakili Indonesia pada ajang promosi bergengsi di Den Haag, Belanda.

Ini yang buat saya penasaran. Pernah menikmati menu ini di salah satu warung yang ada di Samarinda beberapa tahun lalu.

Dalam perjalanan darat kembali ke Berau, kemarin, saya jadi penasaran bagaimana rasanya Gami Bawis di tanah kelahirannya di Bontang.

Makanya saat berada di simpang tiga arah Bontang dan Sangatta, saya memilih berbelok sejenak ke arah Kota Bontang.

Kota yang dipimpin seorang dokter itu, lama sekali tidak pernah melihat Kota Bontang. Yang saya ingat ketika masih kuliah pernah ikut survey Sosek, ketika rencana pembangunan pabrik Pupuk. Hehehe, sudah lama bujur.

Merayap di jalan mulus mencari titik di mana rumah makan yang menyajikan Gami Bawis. Ada di Bontang Kuala pak, kata seorang warga tempat bertanya.

Ke Bontang Kuala, lumayan jarak, sementara saya juga harus berhitung waktu agar tidak kemalaman melewati jalur Jembatan Nibung ke arah pesisir Berau.

Demi waktu, saya putuskan batal saja mencari Warung Gami Bawis. Tidak jumpa gaminya, Bawis kering tak apa lah.
Maka saya bergerak ke Pasar Taman Telihan.

Saya jadi ingat Pasar Adji Dilayas di Berau yang didemo pedagang ketika ingin menertibkan dengan memakai parkir elektronik.

Di taman Pasar Telihan Bontang dipintu masuk sudah ditempat parkir elektronik. Kami sudah lama menggunakan parkir elektronik pak, kata petugasnya.

Pasar dua lantai itu cukup tertata rapi. Di bagian belakang pak, kata seorang ibu-ibu menjawab pertanyaan saya petak yang jualan ikan asin.

Kecewa juga. Sudah keliling tak menemukan ikan asin bawisnya. Mungkin bukan jodoh. Tak bisa bawa pulang ikan asin bawis. Juga tak sempat merasakan gami bawis di Bontang.

Tak apa. Ada teman saya di Tanjung Batu, Derawan. Saya bisa pesan ikan Bawis segar. Kata teman saya itu, ikan bawis yang dijual di Bontang itu, sebagian ikannya didatangkan dari Tanjung Batu.

Kalau begitu, tinggal cari resep gami bawis, biar jualan saja di Tanjung Batu. Saya pun tidak jauh-jauh lagi ke Bontang mengejar Gami Bawis. (sam)
@daengsikra.id

Editor : Nurismi
#Catatan #Daeng Sikra