BERAU POST – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui sertifikasi, sebagai salah satu bentuk pembuktian profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Salah satunya melalui kegiatan yang diselenggarakan Diskominfo Berau bersama PWI Berau, Workshop Relasi Media dan Uji Kompetensi Wartawan yang berlangsung di Ruang RPJMD Bapperida Berau sejak Sabtu (12/9) hingga Minggu (13/9).
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, sertifikasi menjadi penting untuk memastikan kompetensi seseorang dapat dibuktikan secara formal. Pengalaman kerja yang panjang tidak selalu cukup tanpa adanya pengakuan kompetensi.
“Misalnya tukang tambal ban yang sudah bekerja 20 tahun mungkin berkompeten, tetapi perlu dibuktikan dengan sertifikasi,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan workshop dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar melalui kerja sama Diskominfo Berau dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau.
Didi menyebut, pelaksanaan workshop dan UKW merupakan hasil dari diskusi panjang antara Diskominfo dan PWI Berau.
Meskipun jumlah peserta pada kegiatan tersebut belum terlalu banyak, dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap ini terus berlanjut. Bagi kami sebagai mitra kerja, kegiatan ini sangat membantu pemerintah,” katanya.
Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemberitaan yang dihasilkan media juga dapat menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah dalam menjalankan program dan pelayanan publik.
Karena itu, Didi menilai hubungan antara pemerintah dan media perlu dibangun melalui kerja sama yang sehat dan profesional. “Kami melihat ini sebagai kerja sama yang baik,” terangnya.
Didi berharap workshop dan UKW tidak hanya menjadi agenda peningkatan kapasitas, tetapi juga mampu mendorong wartawan semakin profesional saat menjalankan tugas di lapangan.
Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, dia berharap kualitas informasi yang diterima masyarakat juga semakin baik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami harap kegiatan ini mendukung dan meningkatkan profesionalisme wartawan di lapangan, sehingga kualitas pemberitaan tetap terjaga,” tandasnya. (sen/adv/arp)
Editor : Nurismi