Dongkrak Produktivitas Sawah, DTPHP Berau Perluas Bantuan Alsintan Bagi Kelompok Tani

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 08:45 WIB
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui penguatan mekanisasi.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memperluas penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di sejumlah kawasan strategis pertanian.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini mengatakan, bantuan alsintan menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah, dalam mendukung petani agar mampu bekerja lebih efektif dan efisien. 

Berbagai jenis alsintan secara konsisten didistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan. Bantuan tersebut mulai dari traktor roda dua, rice transplanter, pompa air hingga drone pertanian. 

“Intervensi bantuan alsintan terus kami optimalkan agar cakupan mekanisasi lahan pertanian semakin merata dan mampu memangkas biaya produksi petani,” jelas Lita.

Penggunaan teknologi dalam proses pertanian dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani.

Selain mempercepat pekerjaan, mekanisasi juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual serta meningkatkan ketepatan dalam pengelolaan lahan. 

“Penyaluran alsintan pun terus diarahkan agar tepat sasaran, terutama kepada kelompok tani yang memiliki potensi pengembangan produksi dan membutuhkan dukungan peralatan untuk meningkatkan produktivitas,” sebutnya.

Pihaknya optimistis, penguatan mekanisasi pertanian dapat menjadi salah satu fondasi swasembada pangan nasional dari tingkat daerah.

Karena itu, dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya diarahkan pada penyediaan sarana produksi, tetapi juga pemanfaatan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing petani. 

Lita pun mengajak para petani dan seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah diberikan pemerintah secara optimal.

Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas semata, tetapi benar-benar mampu meningkatkan produktivitas dan memberikan dampak terhadap pendapatan petani. 

“Tahun ini kami dapat alokasi alsintan lagi, sehingga petani tak perlu patah arang karena target swasembada ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (aky/adv/arp) 

Editor : Nurismi
DTPHP Berau Bantuan Alsintan petani