Tingkatkan Daya Saing Pasar, Diskoperindag Berau Dorong UMKM Gencarkan Inovasi Kemasan Produk

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 07:15 WIB
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita. (BERAU POST)
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita. (BERAU POST)

BERAU POST - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. 

Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan ruang kepada pelaku UMKM agar dapat memperkenalkan produk mereka secara lebih luas.

Tidak hanya melalui pembinaan, pemerintah juga mendorong pelaku usaha untuk aktif memanfaatkan berbagai kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, perhatian terhadap perkembangan UMKM menjadi salah satu hal yang terus dilakukan pihaknya.

Pelaku usaha harus mampu mengikuti perkembangan pasar agar produk yang ditawarkan tetap menarik dan mampu bersaing. 

Ia mengingatkan pelaku UMKM untuk tidak berhenti melakukan inovasi, baik dari sisi produk, kemasan maupun cara pemasaran.

Perkembangan tren dan selera konsumen harus menjadi perhatian agar produk yang dihasilkan tidak kalah bersaing dengan produk dari luar daerah. 

“Pelaku UMKM harus terus meng-update apa yang sedang bagus dan diminati masyarakat. Dengan begitu, produk yang mereka jual bisa lebih menarik dan dilirik konsumen,” ujarnya.

Menurut Eva, kemampuan membaca peluang pasar menjadi salah satu kunci bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang.

Pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan produk yang sudah ada, tetapi perlu terus melakukan pembaruan agar memiliki daya tarik tersendiri. 

Selain mendorong inovasi, Diskoperindag juga mengajak pelaku UMKM memanfaatkan berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat sebagai sarana promosi.

Salah satu wadah yang dinilai cukup potensial adalah kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu pagi di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb. 

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan berkumpul, tetapi juga memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen. 

“Banyak masyarakat yang datang, sehingga ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus menjual produknya,” jelasnya.

Menurutnya, interaksi langsung dengan konsumen juga memberikan keuntungan tersendiri karena pelaku usaha dapat mengetahui secara langsung respons masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. 

Selain meningkatkan penjualan, keikutsertaan dalam kegiatan seperti CFD juga dapat menjadi sarana membangun jaringan dan memperkenalkan merek produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.  

“Yang paling penting bagaimana UMKM kita terus berkembang. Jangan hanya menunggu pembeli, tetapi harus aktif mencari ruang untuk mempromosikan produknya,” pungkasnya. (aky/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
Diskoperindag Berau umkm