Perkuat Kontingen Kaltim, Enam Belas Atlet Layar Berau Rebut Juara Umum Kejurnas

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:40 WIB
RAIH PODIUM: Para atlet asal Kabupaten Berau mewakili Kaltim di ajang Layar Indonesia Regatta II dan Kejurnas 2026 yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
RAIH PODIUM: Para atlet asal Kabupaten Berau mewakili Kaltim di ajang Layar Indonesia Regatta II dan Kejurnas 2026 yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet asal Kabupaten Berau di tingkat nasional.

Sebanyak 16 atlet Berau yang memperkuat kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) sukses mengantarkan Bumi Etam keluar sebagai juara umum Indonesia Regatta II dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cabang Olahraga Layar 2026 di Jakarta.

Kaltim menutup persaingan dengan torehan 5 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Raihan tersebut menghasilkan total 541 poin, sekaligus menempatkan Kaltim di posisi teratas klasemen akhir.

Persaingan berlangsung ketat hingga perlombaan terakhir. Kaltim hanya unggul tipis dari DKI Jakarta yang harus puas berada di posisi kedua dengan 534 poin, meski sama-sama mengoleksi lima medali emas.

DKI Jakarta mengantongi tambahan tiga perak dan empat perunggu. Sementara itu, posisi ketiga ditempati Kepulauan Riau dengan 310 poin, melalui raihan tiga medali emas dan satu perak.

Ketua Cabor Porlasi Kaltim, Teddy Abay, didampingi Pembina Cabor Porlasi Kaltim Ida Nursanti dan Manajer Porlasi Kaltim Pratama Abay, Kejuaraan yang berlangsung di Jakarta tersebut diikuti 19 provinsi, sejumlah klub, serta peserta dari Singapura dan Malaysia.

Kondisi tersebut membuat persaingan antaratlet semakin kompetitif, terlebih setiap peserta harus mampu beradaptasi dengan karakter arena perlombaan. 

“Bagi kontingen Kaltim, tantangan tidak hanya datang dari lawan. Perubahan kondisi arena juga menjadi ujian tersendiri bagi para atlet. Mereka harus beradaptasi dengan karakter angin dan gelombang di perairan Jakarta yang berbeda dengan kondisi perairan Berau,” ujarnya kepada awak media ini.

Waktu adaptasi pun terbilang singkat. Tim Kaltim hanya memiliki waktu sekitar dua hari untuk melakukan penyesuaian sebelum memasuki persaingan utama.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet. Berbekal program pembinaan yang telah berjalan secara intensif sejak 2024, para atlet mampu menunjukkan performa terbaik hingga membawa Kaltim merebut gelar juara umum. 

“Program latihan yang diterapkan Porlasi Kaltim juga tergolong ketat. Para atlet menjalani latihan hingga enam hari dalam sepekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda kejuaraan nasional maupun internasional,” sebutnya.

Dengan adanya hasil yang membanggakan tersebut dirinya pun menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet dan tim pelatih.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan performa hingga meraih juara umum menjadi modal penting untuk meningkatkan pembinaan olahraga layar di Kaltim.

Capaian tersebut, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi menjadi pemacu untuk melahirkan lebih banyak atlet muda berprestasi. 

“Dukungan pemerintah dan pihak swasta juga dinilai penting agar pembinaan olahraga layar dapat berjalan secara berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Porlasi Berau, Kosim Nor Seha, memberikan apresiasi khusus kepada 16 atlet asal Berau yang menjadi bagian penting dalam perjuangan kontingen Kaltim.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan atlet di daerah, khususnya Berau, mampu bersaing di level nasional.

“Ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di daerah dapat memberikan hasil ketika dilakukan secara konsisten. Tentunya prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan,” tuturnya.

Keberhasilan tersebut juga mempertegas posisi Berau sebagai salah satu daerah pemasok atlet layar potensial bagi Kaltim.

Dengan karakter wilayah yang memiliki banyak kawasan perairan, olahraga layar menjadi salah satu cabang yang terus dikembangkan dan diharapkan mampu menjadi sumber prestasi daerah. Namun, perjuangan para atlet belum berhenti.

Setelah sukses di Kejurnas 2026, Porlasi Kaltim mulai mempersiapkan sasaran berikutnya, yakni babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang. 

“Selain target nasional, Kaltim juga membidik level internasional. Para atlet potensial diharapkan mampu menembus seleksi nasional untuk persiapan SEA Games 2027,” sebutnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
Layar Berau prestasi atlet