BERAU POST – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau terus memperkuat kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), sebagai mitra pemerintah kampung dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan pelatihan peningkatan kapasitas yang digelar di Kecamatan Tabalar.
Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada 6 Juli itu dipusatkan di Pendopo Kecamatan Tabalar dan Ruang Rapat Kecamatan Tabalar.
Dengan melibatkan berbagai unsur LKD, mulai dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RT, Posyandu, PKK hingga Karang Taruna.
“Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan di tingkat kampung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat DPMK Berau, dengan menghadirkan sejumlah narasumber sesuai bidang masing-masing.
Salah satu materi yang diberikan mengangkat tema kebijakan umum dan tata kelola kelembagaan Gerakan PKK yang disampaikan oleh Hj. Surtini.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai implementasi Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) beserta simulasi penerapannya.
Materi lainnya membahas implementasi tugas LPM kampung, pemanfaatan anggaran Bantuan Keuangan Kampung (BK3) oleh RT, serta tugas dan fungsi Karang Taruna Kampung.
Seluruh materi tersebut disampaikan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing lembaga.
“Materi disesuaikan dengan fungsi setiap kelembagaan,” kata Tenteram.
Peserta pelatihan diketahui terdiri atas 36 ketua RT, ketua dan sekretaris LPM, pengurus PKK, Posyandu, serta Karang Taruna.
Meski begitu, ia mengakui tidak seluruh peserta yang diundang dapat hadir karena masih memiliki kesibukan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Hanya beberapa ketua RT yang bisa hadir, sedangkan pengurus LKD lainnya diwakili,” jelasnya.
Lanjut Tenteram, kondisi tersebut tidak mengurangi tujuan utama kegiatan, yakni memperkuat koordinasi serta meningkatkan kemampuan aparatur dan pengurus kelembagaan di tingkat kampung agar mampu menjalankan tugas secara optimal.
Sebagai tindak lanjut, DPMK Berau bersama pemerintah Kecamatan Tabalar akan membentuk grup WhatsApp yang menjadi sarana komunikasi, koordinasi, sekaligus pembinaan berkelanjutan bagi seluruh LKD dan Lembaga Kemasyarakatan Kampung (LKK).
“Semoga pembinaan LKD dan LKK bisa terus berjalan, termasuk melalui Zoom Meeting,” pungkasnya.(adv/sen/arp)
Editor : Nurismi