Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tatap Kualifikasi Piala Asia, Nova Arianto Matangkan Evaluasi Fisik Timnas Indonesia U-19

Nurismi • Senin, 15 Juni 2026 | 06:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto. (Instagram: @novarianto30)
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto. (Instagram: @novarianto30)

BERAU POST - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengungkap dua kekurangan timnya usai merebut tempat ketiga Piala AFF U-19 2026.

Dua kekurangan tersebut adalah masalah fisik dan keputusan akhir pemain di dalam lapangan.

Timnas Indonesia U-19 di bawah Nova Arianto keluar sebagai peringkat ketiga piala AFF setelah menumbangkan Kamboja U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Sabtu (13/6). Dalam laga tersebut, skuad Garuda Muda menang tipis 1-0 lewat gol Algazani Dwi Sugandi.

Pencapaian di Piala AFF tersebut menurun jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya, di mana Timnas Indonesia U-19 merebut gelar juara.

Akan tetapi, Nova Arianto tetap bersyukur dengan peringkat ketiga, karena telah melebihi dari target yang dicanangkan sejak awal.

“Saya bersyukur atas hasil ini. Tapi memang sekali lagi di awal, tujuan kita untuk mengikuti piala AFF ini adalah bagaimana kita ingin melihat secara kualitas tim ini ada di mana. Dan saya sangat bersyukur kita bisa tampil di sini,” kata Nova, dipetik Minggu (14/6/2026).

“Saya cukup senang dengan semua performa dari pemain yang kita bawa di sini karena mereka bisa berusaha tampil yang terbaik. Hasil ini tetap harus kita syukuri dan semoga semua evaluasi yang kita dapat di piala AFF ini bisa kita bawa, kita persiapkan lagi menuju ke kualifikasi,” tambah dia.
 
Nova menyadari penampilan anak asuhnya di ajang tersebut masih jauh dari kata sempurna. Eks tangan kanan Shin Tae-yong itu akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dalam tubuh Timnas Indonesia U-19 sebelum mengarungi kompetisi krusial Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.

Nova menilai, kekuatan fisik masih menjadi kekurangan Timnas Indonesia U-19. Pelatih berkepala plontos itu bahkan menyebut fisik Putu Panji cs masih jauh dari kata siap untuk beraksi di turnamen selanjutnya. Lalu, yang menjadi sorotan lainnya adalah keputusan pemain dalam permainan.

“Setelah ini pastinya banyak evaluasi yang kita dapat selama pertandingan. Kalau kita bicara kekurangan pastinya secara evaluasi setelah ini kita akan coba berdiskusi lagi dengan pelatih. Tetapi kalau dari pengamatan saya di masalah fisik. Fisik pemain yang menurut saya masih belum siap ya untuk kita tampil di kualifikasi nanti karena kita bisa lihat secara performa mereka belum konsisten,” ungkap Nova.

“Dan yang kedua memang masalah keputusan mereka di lapangan, bagaimana dengan situasi yang berbeda pemain cukup lama dalam mengambil keputusan dan itu menjadi catatan besar kami dalam masalah physical dan masalah pemahaman bermain,” lanjut Nova.

Kendati demikian, Nova tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Timnas Indonesia U-19. Dia melihat terdapat sisi positif yang diambil dari anak asuhnya yakni mentalitas pemain.

Menurutnya, mental Arkhan Kaka cs sudah cukup bagus dan harapannya bisa lebih sempurna lagi secara keseluruhan saat mengarungi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

“Tapi sekali lagi saya sangat bersyukur dari sisi positifnya adalah dari secara mental bermain, pemain menurut saya sangat luar biasa. Dari terakhir kita bisa melawan Australia, saya lihat secara mental pemain sangat kuat dan harapannya itu bisa terus kita kembangkan dan di saat kualifikasi kita sudah siap secara fisik, secara teknik, secara taktik, maupun secara mental,” terang Nova.

Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 akan berlangsung pada 31 Agustus hingga 6 September. Skuad Garuda Muda tergabung dalam Grup H bersama tuan rumah Laos, Australia, dan Malaysia.

Editor : Nurismi
#U-19 #Garuda Muda #Timnas Indonesia