BERAU POST - Marselino Ferdinan berpeluang tidak memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 karena masih terikat kontrak dengan Oxford United dan harus mengikuti kalender resmi FIFA.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengisyaratkan skuad Garuda di turnamen Asia Tenggara tersebut kemungkinan besar akan diperkuat pemain-pemain dari kompetisi domestik, membuka peluang baru bagi talenta lokal untuk bersinar.
Mengapa Marselino Ferdinan Belum Tentu Tampil di Piala AFF 2026?
Peluang Marselino Ferdinan tampil di Piala AFF 2026 masih bergantung pada situasi klub dan regulasi internasional yang berlaku.
Eks wonderkid Persebaya Surabaya itu saat ini masih berkarier bersama Oxford United sehingga pemanggilannya tidak bisa dilakukan sembarangan di luar agenda resmi FIFA.
John Herdman menegaskan pihaknya tetap menghormati aturan yang mengikat pemain-pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri.
Menurut pelatih asal Kanada tersebut, seluruh keputusan terkait pemanggilan pemain abroad harus menyesuaikan kalender internasional yang berlaku.
"Marselino masih terikat kontrak dengan Oxford, jadi mereka tetap mengikuti aturan dan kalender FIFA," ujar Herdman usai laga Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pernyataan itu menjadi sinyal kehadiran Marselino di Piala AFF 2026 belum bisa dipastikan. Jika turnamen berlangsung di luar kalender FIFA, klub memiliki hak untuk tidak melepas pemainnya ke tim nasional.
Pemain Liga Domestik Berpeluang Jadi Tulang Punggung Garuda
Di tengah ketidakpastian pemain abroad, Herdman justru melihat peluang besar bagi pemain-pemain kompetisi domestik.
Piala AFF 2026 disebutnya sebagai momentum bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kualitas dan kapasitas mereka di level internasional.
Pelatih berusia 50 tahun itu mengisyaratkan Timnas Indonesia kemungkinan besar akan mengandalkan pemain yang berkiprah di Liga Indonesia.
Kebijakan tersebut sekaligus membuka jalan bagi sejumlah pemain muda maupun senior untuk membuktikan diri saat mendapat kesempatan membela Merah Putih.
"Untuk AFF nanti, pemain-pemain lokal yang akan mendapatkan kesempatan tersebut," lanjut Herdman.
Keputusan itu dapat menciptakan persaingan yang lebih ketat di dalam skuad. Para pemain lokal akan memiliki panggung besar untuk menunjukkan mereka layak menjadi bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
Selain itu, keberhasilan tampil impresif di Piala AFF dapat meningkatkan peluang mereka mendapatkan tempat di tim utama pada agenda yang lebih besar.
Karena itu, turnamen ini diprediksi menjadi salah satu ajang seleksi paling penting bagi para pemain domestik.
Piala AFF 2026 Jadi Jalan Menuju Piala Asia 2027
Bagi Herdman, Piala AFF 2026 memiliki nilai strategis yang jauh lebih besar daripada sekadar memburu gelar juara Asia Tenggara.
Turnamen tersebut diposisikan sebagai tahap penting dalam proses pembentukan skuad terbaik menuju Piala Asia 2027.
Pelatih yang pernah menangani Timnas Kanada itu ingin melihat bagaimana pemain merespons tekanan kompetisi internasional.
Ia menilai performa di Piala AFF dapat menjadi indikator kesiapan pemain untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
"Mereka akan mendapat peluang untuk membawa pulang trofi dan menunjukkan siapa diri mereka sebenarnya dalam persaingan menuju skuad Piala Asia 2027, turnamen terbesar kami dan yang paling penting," kata Herdman.
Pernyataan tersebut menunjukkan setiap pemain yang mendapat kesempatan tampil di Piala AFF 2026 akan berada dalam pengawasan langsung tim pelatih.
Penampilan konsisten dan mentalitas kuat bisa menjadi modal penting untuk mengamankan tempat di skuad masa depan.
Dengan target besar menuju Piala Asia 2027, Herdman tampaknya ingin memperluas basis pemain yang siap bersaing.
Langkah itu juga menjadi strategi untuk menjaga kedalaman skuad Timnas Indonesia dalam menghadapi jadwal internasional yang semakin padat.
Herdman Minta Pemain Ciptakan Sejarah Bersama Timnas Indonesia
Selain aspek teknis, Herdman juga menaruh perhatian besar pada mentalitas pemain saat membela Timnas Indonesia. Ia ingin setiap pemain memahami arti tanggung jawab mengenakan lambang Garuda di dada.
Menurutnya, kesempatan tampil di Piala AFF harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberikan prestasi sekaligus menciptakan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.
Herdman menilai kebanggaan membela negara harus menjadi motivasi utama setiap pemain yang dipanggil.
"Bagi kami, penting agar para pemain memahami tanggung jawab mereka untuk mewakili Indonesia dan menciptakan sejarah di turnamen tersebut," tutupnya.
Ucapan itu sekaligus menjadi pesan bagi seluruh pemain yang berpeluang masuk skuad Piala AFF 2026.
Baik pemain lokal maupun abroad harus menunjukkan komitmen penuh demi membawa Timnas Indonesia meraih hasil terbaik.
Sementara itu, nasib Marselino Ferdinan masih menunggu perkembangan situasi bersama Oxford United dan agenda internasional FIFA.
Jika tidak bisa tampil, Piala AFF 2026 tetap berpotensi menjadi panggung lahirnya bintang-bintang baru yang siap memperkuat Timnas Indonesia menuju target besar di Piala Asia 2027.