BERAU POST - Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan memperkuat tim nasional Arab Saudi pada ajang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat.
Skuad yang dipilih pelatih Georgios Donis ini memadukan pemain berpengalaman dengan sejumlah nama muda yang sedang berkembang di kompetisi domestik maupun luar negeri.
Pengumuman skuad ini menjadi langkah penting bagi Arab Saudi yang berambisi kembali menunjukkan daya saing mereka di panggung sepak bola dunia.
Setelah beberapa kali tampil di putaran final Piala Dunia, The Green Falcons berharap mampu menciptakan kejutan dan bersaing dengan tim-tim kuat di fase grup.
Untuk posisi penjaga gawang, Georgios Donis mempercayakan tiga nama yang sudah cukup familiar di sepak bola Arab Saudi.
Nawaf Al-Aqidi dari Al-Nassr menjadi salah satu pilihan utama berkat performanya yang konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Selain itu, ada Mohammed Al-Owais dari Al-Ula yang memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional. Satu slot lainnya diisi Ahmed Al-Kassar dari Al-Qadsiah yang tampil cukup solid di kompetisi Liga Arab Saudi.
Di sektor pertahanan, Arab Saudi membawa kombinasi pemain yang telah menjadi tulang punggung tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Ali Majrashi dari Al-Ahli kembali mendapat tempat setelah menunjukkan performa stabil di posisi bek kanan.
Duet bek tengah berpengalaman Ali Lajami dari Al-Hilal dan Abdulelah Al-Amri dari Al-Nassr juga masuk dalam daftar.
Nama Hassan Al-Tambakti dari Al-Hilal turut dipertahankan untuk memperkuat lini belakang. Sementara itu, Saud Abdulhamid yang kini bermain bersama klub Prancis, Lens, menjadi salah satu pemain yang paling menarik perhatian dalam skuad kali ini.
Pengalaman bermain di Eropa diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi permainan Arab Saudi.
Selain itu, terdapat Nawaf Boushal dari Al-Nassr, Hassan Kadesh dari Al-Ittihad, Moteb Al-Harbi dari Al-Hilal, Jehad Thakri dari Al-Qadsiah, serta Mohammed Abu Al-Shamat dari Al-Qadsiah yang melengkapi pilihan di lini pertahanan.
Kehadiran sejumlah pemain muda menunjukkan upaya regenerasi yang sedang dijalankan oleh tim nasional Arab Saudi.
Lini tengah menjadi salah satu sektor yang cukup kuat dalam skuad kali ini. Nasser Al-Dawsari dari Al-Hilal kembali dipercaya berkat kemampuannya menjaga keseimbangan permainan.
Pemain muda Musab Al-Juwayr dari Al-Qadsiah juga berhasil masuk daftar akhir setelah tampil impresif sepanjang musim.
Ayman Yahya dari Al-Nassr menjadi salah satu opsi penting dalam membangun serangan dari sektor sayap maupun lini kedua. Namun sosok yang tetap menjadi pusat perhatian adalah Salem Al-Dawsari dari Al-Hilal.
Pemain berusia 34 tahun tersebut masih menjadi figur penting dalam tim nasional Arab Saudi berkat pengalaman dan kualitas yang dimilikinya.
Salem dikenal sebagai salah satu pemain terbaik yang dimiliki Arab Saudi dalam satu dekade terakhir.
Pengalamannya tampil di berbagai turnamen internasional membuat kehadirannya sangat penting, terutama untuk membimbing para pemain muda yang baru merasakan atmosfer kompetisi sebesar Piala Dunia.
Selain Salem, lini tengah juga diperkuat Abdullah Al-Khaibari dari Al-Nassr, Ziyad Al-Johani dari Al-Ahli, Alaa Al-Hejji dari Neom, Sultan Mandash dari Al-Hilal, serta Mohamed Kanno dari Al-Hilal.
Nama terakhir merupakan salah satu gelandang yang memiliki peran krusial dalam mengatur ritme permainan dan menjaga keseimbangan antara bertahan serta menyerang.
Sementara itu, sektor depan akan mengandalkan empat penyerang yang memiliki karakter berbeda.
Firas Al-Buraikan dari Al-Ahli diprediksi menjadi pilihan utama sebagai ujung tombak. Penyerang berusia 26 tahun tersebut dikenal memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang baik dan cukup konsisten bersama klubnya.
Saleh Al-Shehri dari Al-Ittihad juga kembali dipercaya meski usianya telah menginjak 32 tahun. Pengalamannya di level internasional membuat dirinya tetap menjadi salah satu opsi penting bagi Georgios Donis.
Dua nama lainnya adalah Khalid Al-Ghannam dari Al-Ettifaq dan Abdullah Al-Hamdan dari Al-Nassr. Keduanya diharapkan mampu memberikan variasi serangan serta menjadi pembeda ketika tim membutuhkan perubahan strategi di tengah pertandingan.
Secara keseluruhan, skuad Arab Saudi kali ini masih didominasi pemain yang berkarier di Liga Pro Saudi.
Dominasi pemain lokal menunjukkan bahwa kompetisi domestik Arab Saudi terus berkembang dan mampu menghasilkan pemain-pemain berkualitas untuk kebutuhan tim nasional.
Meski demikian, keberadaan Saud Abdulhamid yang bermain di Eropa memberikan sentuhan pengalaman internasional yang berharga.
Kehadiran pemain yang terbiasa menghadapi atmosfer kompetisi berbeda diyakini dapat membantu Arab Saudi menghadapi tekanan di Piala Dunia.
Di bawah arahan Georgios Donis, Arab Saudi akan menghadapi tantangan berat sejak fase grup.
Mereka dijadwalkan menjalani laga pertama melawan Uruguay pada 18 Juni 2026. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian awal bagi The Green Falcons karena Uruguay merupakan salah satu tim yang memiliki tradisi kuat di ajang Piala Dunia.
Enam hari kemudian, Arab Saudi akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat saat bertemu Spanyol pada 24 Juni 2026.
Tim asal Eropa tersebut dikenal memiliki kualitas individu dan permainan kolektif yang sangat kuat sehingga menjadi salah satu favorit untuk melangkah jauh dalam turnamen.
Pada pertandingan terakhir fase grup, Arab Saudi akan berhadapan dengan Cape Verde pada 28 Juni 2026. Laga ini berpotensi menjadi pertandingan penentuan bagi kedua tim dalam perebutan tiket menuju babak berikutnya.
Dengan perpaduan pemain senior dan generasi muda, Arab Saudi berharap mampu mengulang bahkan melampaui pencapaian terbaik mereka di ajang Piala Dunia.
Pengalaman sejumlah pemain inti, ditambah semangat para talenta muda yang ingin membuktikan kemampuan di level tertinggi, menjadi modal penting bagi tim ini.
Kini perhatian publik Arab Saudi tertuju pada persiapan akhir yang akan dijalani sebelum turnamen dimulai.
Georgios Donis memiliki tugas besar untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik serta mampu tampil konsisten menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup.
Apapun hasil yang nantinya diraih, skuad yang diumumkan SAFF ini menunjukkan keseriusan Arab Saudi dalam membangun tim yang kompetitif.
Dengan dukungan besar dari publik dan pengalaman yang dimiliki sejumlah pemain kunci, The Green Falcons siap membawa harapan negaranya di panggung sepak bola terbesar dunia, Piala Dunia 2026.