BERAU POST - Federasi Sepak Bola Turki (TFF) resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan memperkuat Timnas Turki pada ajang Piala Dunia 2026.
Pelatih Vincenzo Montella membawa perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda yang selama beberapa tahun terakhir menjadi tulang punggung kebangkitan sepak bola Turki di level internasional.
Pengumuman skuad tersebut sekaligus menegaskan ambisi Turki untuk tampil kompetitif pada turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat.
Dengan materi pemain yang sebagian besar berkarir di kompetisi elite Eropa, Turki diyakini memiliki peluang untuk bersaing dan melangkah jauh di turnamen empat tahunan tersebut.
Di sektor penjaga gawang, Montella mempercayakan posisi utama kepada Altay Bayındır yang saat ini bermain untuk Manchester United di Inggris. Kiper berusia 28 tahun itu menjadi salah satu nama paling berpengalaman dalam skuad.
Selain Altay, Turki juga membawa Ugurcan Cakır dari Galatasaray serta Mert Gunok yang memperkuat Fenerbahce. Kehadiran tiga penjaga gawang dengan pengalaman panjang di level klub maupun tim nasional memberikan rasa aman bagi lini pertahanan Turki.
Pada lini belakang, Turki memiliki banyak pilihan pemain yang sudah terbiasa menghadapi kompetisi level tinggi.
Ferdi Kadıoglu yang bermain untuk Brighton & Hove Albion menjadi salah satu pemain penting berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi. Mert Muldur dari Fenerbahce juga tetap menjadi opsi utama di sektor bek sayap.
Di jantung pertahanan, Turki diperkuat Merih Demiral yang membela Al Ahli di Liga Arab Saudi. Pengalaman Demiral di Serie A dan kompetisi internasional membuatnya menjadi salah satu pemimpin di lini belakang.
Dia akan didampingi Caglar Soyuncu dari Fenerbahce yang dikenal memiliki kemampuan duel udara dan membaca permainan dengan baik.
Selain itu, Ozan Kabak dari TSG Hoffenheim juga masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke Amerika Serikat. Bek berusia 26 tahun tersebut telah lama menjadi bagian penting dari regenerasi tim nasional.
Nama lain yang menghuni sektor pertahanan adalah Eren Elmalı dari Galatasaray, Zeki Çelik yang bermain untuk AS Roma, Abdülkerim Bardakcı dari Galatasaray, serta Samet Akaydın yang memperkuat Çaykur Rizespor.
Kekuatan terbesar Turki diyakini berada di lini tengah. Di sektor ini terdapat sejumlah pemain yang sedang menikmati performa terbaik mereka bersama klub masing-masing.
Sorotan utama tentu mengarah kepada Arda Güler. Pemain muda Real Madrid berusia 21 tahun tersebut diprediksi menjadi motor serangan sekaligus kreator utama permainan Turki.
Arda menjadi simbol generasi baru sepak bola Turki yang mulai mendapatkan tempat di panggung sepak bola dunia. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan, melepaskan umpan terukur, dan mencetak gol dari lini kedua membuatnya menjadi pemain yang sangat diandalkan oleh Montella.
Selain Arda, Turki masih memiliki kapten tim Hakan Calhanoglu yang saat ini bermain untuk Inter Milan. Gelandang berusia 32 tahun itu menjadi pemain paling berpengalaman di sektor tengah.
Keunggulan Hakan dalam mengeksekusi bola mati dan mengontrol ritme permainan menjadi aset berharga bagi Turki.
Nama lain yang turut memperkuat lini tengah adalah Orkun Kokcu dari Besiktaş. Gelandang berusia 25 tahun tersebut dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik serta etos kerja tinggi.
Kemudian ada Can Uzun yang memperkuat Eintracht Frankfurt. Meski masih berusia 20 tahun, Can dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki Turki saat ini.
Montella juga membawa Salih Özcan dari Borussia Dortmund yang memiliki karakter gelandang pekerja keras.
Kehadiran Salih akan membantu menjaga keseimbangan permainan ketika Turki kehilangan bola. Selain itu, ada Kaan Ayhan dari Galatasaray dan İsmail Yüksek yang bermain untuk Fenerbahçe untuk menambah kedalaman skuad di sektor tengah.
Sementara itu, lini depan Turki dihuni sejumlah pemain yang sedang berkembang pesat di kompetisi Eropa. Kenan Yıldız dari Juventus menjadi salah satu nama yang paling banyak mendapat perhatian. Penyerang berusia 21 tahun tersebut tampil impresif dalam beberapa musim terakhir dan dianggap sebagai calon bintang masa depan sepak bola Turki.
Selain Kenan, Turki juga membawa Deniz Gul dari FC Porto. Penyerang muda berusia 21 tahun itu diharapkan mampu memberikan alternatif di lini serang berkat postur dan kemampuan penyelesaian akhirnya yang cukup baik.
Pilihan lain di sektor depan adalah Yunus Akgun dari Galatasaray yang dikenal memiliki kecepatan dan kreativitas di sisi sayap.
Kerem Akturkoglu yang saat ini bermain untuk Fenerbahçe juga menjadi pemain penting dalam skema serangan Turki.
Kemampuannya melakukan penetrasi dari sisi lapangan membuatnya sering menjadi pembeda dalam pertandingan ketat. Turki juga membawa İrfan Can Kahveci dari Kasımpaşa.
Pemain berusia 30 tahun itu memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional dan dapat bermain di berbagai posisi menyerang. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan Montella tetap memasukkannya ke dalam skuad.
Dua nama lain yang melengkapi lini depan adalah Barıs Alper Yılmaz dari Galatasaray dan Oguz Aydın dari Fenerbahçce. Keduanya dikenal memiliki kecepatan tinggi dan kemampuan bermain dalam berbagai peran di lini serang.
Secara keseluruhan, skuad Turki untuk Piala Dunia 2026 menunjukkan keseimbangan yang cukup baik antara pengalaman dan usia muda.
Banyak pemain inti mereka saat ini berada dalam usia emas karier, sementara sejumlah talenta muda mulai menunjukkan kualitas di level tertinggi Eropa.
Pada fase grup, Turki akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Australia pada 14 Juni 2026. Setelah itu mereka akan bertemu Paraguay pada 20 Juni sebelum menantang tuan rumah Amerika Serikat pada 26 Juni. Tiga pertandingan tersebut diperkirakan akan menjadi ujian penting bagi pasukan Vincenzo Montella.
Jika mampu tampil konsisten dan memaksimalkan kualitas yang dimiliki para pemain kunci seperti Arda Güler, Hakan Calhanoğlu, Kenan Yıldız, dan Ferdi Kadıoğlu, Turki berpeluang besar untuk melangkah ke babak gugur.
Dengan kombinasi pemain yang berkarier di Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Portugal, Arab Saudi, dan Liga Turki, publik sepak bola negara tersebut berharap Timnas Turki dapat menjadi salah satu kuda hitam yang mampu memberikan kejutan pada Piala Dunia 2026.
Editor : Nurismi