BERAU POST - Australia resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Pelatih Tony Popovic memilih perpaduan antara pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang berkembang untuk membawa Socceroos bersaing di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Pengumuman skuad ini sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai nama-nama yang akan dibawa ke putaran final.
Sejumlah pemain senior yang selama ini menjadi tulang punggung tim nasional Australia tetap mendapatkan kepercayaan, sementara beberapa wajah muda juga berhasil menembus daftar akhir berkat performa impresif bersama klub masing-masing.
Di sektor penjaga gawang, Australia masih mengandalkan pengalaman Mat Ryan. Kiper berusia 34 tahun itu kembali menjadi sosok penting di bawah mistar gawang dan diperkirakan akan menjadi pilihan utama selama turnamen berlangsung.
Selain Ryan, Tony Popovic juga memanggil Patrick Beach dari Melbourne City dan Paul Izzo yang saat ini bermain di Denmark.
Lini pertahanan Australia diisi sejumlah pemain yang memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi Eropa.
Harry Souttar kembali menjadi andalan di jantung pertahanan berkat posturnya yang tinggi dan kemampuannya dalam duel udara. Bek Leicester City tersebut akan ditemani Alessandro Circati yang tampil bersama Parma di Italia.
Nama Cameron Burgess juga masuk dalam daftar dan diproyeksikan menjadi salah satu opsi penting di lini belakang.
Sementara itu, pemain senior seperti Aziz Behich dan Milos Degenek tetap dipercaya untuk memberikan keseimbangan antara pengalaman dan kepemimpinan di lapangan.
Tony Popovic juga memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk merasakan atmosfer Piala Dunia.
Lucas Herrington yang masih berusia 18 tahun menjadi salah satu nama yang menarik perhatian.
Bek muda Colorado Rapids itu dinilai memiliki potensi besar dan mendapat kesempatan berharga untuk berkembang di level internasional.
Pada sektor gelandang, Australia membawa kombinasi pemain pekerja keras dan kreatif. Jackson Irvine masih menjadi sosok sentral di lini tengah berkat pengalamannya bermain di Jerman bersama St. Pauli.
Pemain berusia 33 tahun itu diperkirakan akan menjadi kapten sekaligus pemimpin permainan Australia selama turnamen berlangsung.
Selain Irvine, terdapat Connor Metcalfe yang juga memperkuat St. Pauli dan menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa musim terakhir.
Ajdin Hrustic turut masuk skuad sebagai salah satu pemain yang memiliki kemampuan menciptakan peluang dari lini kedua.
Nama Cameron Devlin dan Aiden O'Neill juga melengkapi kekuatan lini tengah Australia. Kedua pemain dikenal memiliki etos kerja tinggi dan mampu membantu tim baik saat menyerang maupun bertahan.
Sementara itu, Paul Okon-Engstler menjadi salah satu gelandang muda yang mendapat kesempatan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Di lini depan, perhatian tertuju kepada Nestory Irankunda.
Penyerang muda berusia 20 tahun tersebut menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan penampilannya.
Kecepatan, kemampuan dribel, dan keberaniannya dalam menghadapi lawan membuat Irankunda dianggap sebagai salah satu aset masa depan sepak bola Australia.
Selain Irankunda, Australia masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Mathew Leckie dan Awer Mabil.
Keduanya telah lama menjadi bagian dari tim nasional dan memiliki pengalaman bermain dalam pertandingan-pertandingan besar. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan ketenangan sekaligus menjadi mentor bagi para pemain muda.
Mohamed Toure yang bermain di Norwich City juga masuk dalam daftar akhir. Penyerang berusia 21 tahun tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan dan diprediksi akan menjadi salah satu opsi serangan yang bisa memberikan kejutan di Piala Dunia 2026.
Nishan Velupillay melengkapi daftar penyerang yang dibawa Tony Popovic. Pemain Melbourne Victory itu dikenal memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu bermain di beberapa posisi lini depan.
Australia tergabung dalam grup yang cukup menarik pada Piala Dunia 2026. Pada pertandingan pertama, Socceroos akan menghadapi Turki pada 14 Juni. Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi Australia untuk mengawali turnamen dengan hasil positif.
Selanjutnya, Australia akan berhadapan dengan tuan rumah Amerika Serikat pada 20 Juni. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menantang bagi pasukan Tony Popovic mengingat dukungan penuh publik tuan rumah yang akan memenuhi stadion.
Pada laga terakhir fase grup, Australia dijadwalkan menghadapi Paraguay pada 26 Juni. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi penentu langkah Australia menuju babak berikutnya, tergantung hasil yang mereka raih pada dua laga sebelumnya.
Dengan komposisi skuad yang memadukan pengalaman dan energi muda, Australia datang ke Piala Dunia 2026 dengan optimisme yang cukup tinggi.
Tony Popovic berharap para pemainnya mampu tampil konsisten dan menunjukkan karakter khas Socceroos yang dikenal tangguh serta pantang menyerah.
Meski menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah, Australia memiliki peluang untuk bersaing dan menciptakan kejutan.
Keberadaan pemain-pemain berpengalaman seperti Mat Ryan, Jackson Irvine, Harry Souttar, hingga Mathew Leckie diharapkan dapat membantu para pemain muda beradaptasi dengan tekanan turnamen.
Kini perhatian publik sepak bola Australia tertuju pada perjalanan tim nasional mereka di Amerika Serikat. Dengan skuad yang telah diumumkan secara resmi, Socceroos siap memulai tantangan baru dan berusaha mengukir prestasi terbaik di Piala Dunia 2026.
Editor : Nurismi