BERAU POST - Mengawali Formula 1 (F1) 2026, George Russell sebagai kandidat utama juara dunia mampu meraih pole position dan kemenangan di GP Australia.
Namun, rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, mengubah peta persaingan dengan menyapu bersih tiga balapan terakhir.
Kemenangan beruntun Antonelli dalam GP Tiongkok, GP Jepang, dan GP Miami tidak diimbangi dengan konsistensi Russel. Hanya di Tiongkok Russell finis di belakang Antonelli.
Sementara di Jepang dan Miami, pembalap Inggris itu malah tidak naik podium alias selalu finis keempat. Situasi ini dinilai memberi tekanan psikologis tersendiri bagi Russell.
”George (Russell) perlu menghentikan laju Antonelli dan mengambil kembali beberapa poin darinya. Menurut saya, ini lebih soal psikologis daripada hitung-hitungan matematis,” kata mantan pembalap F1 asal Inggris sekaligus komentator Sky Sports, Martin Brundle.
Kans Membalikkan Situasi
Kabar baik bagi Russell, peluang untuk membalikkan situasi di Sirkuit Gilles Villeneuve akhir pekan ini cukup terbuka.
Lintasan yang sebelumnya bernama Ile Notre-Dame itu memiliki kombinasi trek lurus panjang, chicane (tikungan berkelok), serta hairpin (tikungan tajam) yang membuat pengereman dan traksi (cengkraman ban) menjadi sangat penting.
Karakter Montreal tersebut dinilai lebih cocok dengan gaya membalap Russell dibandingkan misalnya di Miami tiga pekan lalu yang dominan low grip.
”Dia (Russell) menganalisis semuanya, melihat data, lalu menarik kesimpulan. Kesimpulannya adalah dia tidak pernah benar-benar nyaman di trek itu (Miami) dan tidak menyukai permukaan yang terlalu halus,” kata kepala tim Mercedes Toto Wolff kepada Sky Sports. ”Dia sangat menantikan balapan di Montreal,” imbuhnya.
Potensi McLaren dan Red Bull
Meski begitu, sorotan utama akhir pekan ini bukan hanya ada pada duel internal Russell dengan Antonelli. Tetapi juga potensi McLaren dan Red Bull Racing untuk bangkit dan semakin mendekati Mercedes di puncak klasemen.
Tanda-tandanya terlihat sejak di Miami. Berbekal paket upgrade terbaru, McLaren telah sukses meraih kemenangan sprint dan double podium di sana.
Tim Papaya dipastikan membawa upgrade pada floor, sasis, bodywork, serta sayap depan dan belakang, pada akhir pekan ini.
Sementara itu, upgrade Red Bull di Miami juga menunjukkan hasil positif. Max Verstappen finis di posisi kelima –terbaiknya musim ini, meski sempat melintir di awal race.
Balapan di Montreal akhir pekan ini akan menjadi ujian untuk melihat konsistensi upgrade tersebut.
”Kanada akan menjadi ujian bagus berikutnya untuk paket ini, bersama beberapa update kecil yang kami bawa akhir pekan ini,” kata Direktur Teknis Red Bull Pierre Wache dikutip dari RacingNews365.
PERFORMA RUSSELL vs ANTONELLI DALAM SEPULUH BALAPAN TERAKHIR
Grand Prix Russell Antonelli
Miami P4 P1
Miami Sprint P4 P6
Jepang P4 P1
Tiongkok P2 P1
Tiongkok Sprint P1 P5
Australia P1 P2
Abu Dhabi P5 P15
Qatar P6 P5
Qatar Sprint P2 P6
Las Vegas P2 P3
KETERANGAN
- Data mencakup akhir musim 2025 hingga awal musim 2026
- P=Posisi
JADWAL F1 GRAND PRIX KANADA 2026
Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal
Sabtu, 23 Mei 2026
- Kualifikasi Sprint: 03.30 WIB
- Sprint: 23.00 WIB
Minggu, 24 Mei 2026
- Kualifikasi: 03.00 WIB
Senin, 25 Mei 2026
- Race: 03.00 WIB