BERAU POST - Perkembangan dunia otomotif di Kabupaten Berau, terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari keseriusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Berau dalam melakukan pembinaan serta memberikan perhatian penuh terhadap para atlet otomotif yang ada di Bumi Batiwakkal.
Ketua IMI Berau, Noviar Ridwan menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus fokus melakukan seleksi dan pembinaan terhadap bibit-bibit muda potensial di dunia balap motor maupun otomotif lainnya.
Menurutnya, berbagai event dan kejuaraan yang telah diikuti para rider Berau menjadi salah satu tolok ukur dalam melihat kemampuan serta perkembangan atlet yang nantinya dipersiapkan untuk membawa nama daerah pada berbagai ajang otomotif, baik tingkat regional maupun nasional.
“IMI Berau terus melakukan pemantauan dan seleksi terhadap rider-rider muda yang memiliki potensi. Dari beberapa event yang sudah diikuti, tentu kami bisa melihat kemampuan para atlet yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Berau di berbagai kejuaraan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembinaan terhadap atlet otomotif menjadi hal penting karena minat generasi muda terhadap dunia balap di Berau cukup tinggi.
Oleh sebab itu, IMI Berau ingin memastikan bakat yang dimiliki para rider muda dapat diarahkan secara positif melalui pelatihan dan kompetisi resmi.
Noviar menilai, keberadaan event otomotif selama ini juga menjadi ruang bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Bahkan, tidak sedikit rider asal Berau yang mampu menunjukkan performa membanggakan saat mengikuti kejuaraan di luar daerah.
Meski saat ini Kabupaten Berau belum memiliki sirkuit permanen, semangat para atlet otomotif disebutnya tidak pernah surut.
Para rider tetap aktif berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi demi meningkatkan kemampuan serta menjaga konsistensi prestasi.
“Sambil menunggu pembangunan sirkuit permanen dari pemerintah daerah, atlet-atlet kita tetap semangat. Mereka terus berlatih dan berusaha memberikan hasil terbaik di setiap event yang diikuti di luar daerah,” katanya.
Menurut Noviar, keberadaan sirkuit permanen nantinya akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan dunia otomotif di Kabupaten Berau.
Selain menjadi tempat latihan yang lebih aman dan representatif, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berbakat.
Ia optimistis, dengan pembinaan yang terus dilakukan serta dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan sarana olahraga otomotif, prestasi rider Berau akan semakin berkembang ke depannya.
Tidak hanya itu, keberadaan sirkuit permanen juga diyakini dapat menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda sehingga mampu menekan aktivitas balap liar yang selama ini masih kerap terjadi.
“Harapannya nanti dengan adanya sirkuit permanen, para atlet bisa lebih maksimal dalam berlatih dan dunia otomotif Berau semakin berkembang. Ini juga menjadi wadah positif bagi anak-anak muda yang memiliki minat di bidang balap,” pungkasnya. (aky/hmd)
Editor : Nurismi