Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Persija Jakarta Kunci Posisi Ketiga Super League 2025/2026, Rizky Ridho Sampaikan Permintaan Maaf ke Jakmania

Nurismi • Jumat, 15 Mei 2026 | 06:25 WIB
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho. (Instagram: @rizkyridhoramadhani)
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho. (Instagram: @rizkyridhoramadhani)

BERAU POST - Persija Jakarta dipastikan mengakhiri Super League 2025/2026 di posisi ketiga klasemen akhir. Hasil tersebut memastikan Macan Kemayoran gagal memenuhi target utama mereka untuk bersaing di papan teratas hingga akhir musim.

Meski kompetisi masih menyisakan dua pertandingan, perolehan poin Persija sudah tidak mungkin berubah dari posisi klasemen super league saat ini.

Persija mengoleksi 65 poin dan unggul cukup jauh dari pesaing terdekat, Dewa United FC, yang baru mengumpulkan 53 poin.

Namun di sisi lain, peluang Persija untuk menyalip Borneo FC di posisi runner-up juga sudah tertutup. Selisih 10 poin membuat tim ibu kota harus puas finis di peringkat ketiga super league musim ini.

Kapten Persija Rizky Ridho mengakui hasil tersebut jauh dari harapan tim maupun Jakmania yang terus memberikan dukungan sepanjang musim. Bek tim nasional Indonesia itu pun menyampaikan permintaan maaf kepada suporter setia Persija.

Ridho menilai perjalanan Persija musim ini penuh tantangan. Menurut dia, naik turunnya performa menjadi bagian yang tidak bisa dihindari dalam kompetisi panjang seperti Super League.

”Posisi akhir ini jelas bukan target yang kami inginkan. Saya pribadi meminta maaf kepada Jakmania yang selalu mendukung kami di situasi apa pun,” ujar Ridho dikutip dari persija.id.

Pemain berusia 24 tahun tersebut juga menegaskan bahwa seluruh pemain sudah berusaha membawa Persija ke arah yang lebih baik dibanding musim-musim sebelumnya.

Meski belum berhasil menembus dua besar, Ridho berharap tim bisa belajar dari berbagai kesalahan yang terjadi sepanjang musim.

Ridho turut menyinggung laga kontra Persib Bandung pada pekan ke-32 yang menurutnya menjadi titik penting perjalanan Persija musim ini.

Pertandingan panas bertajuk El Clasico Indonesia itu sempat diwarnai insiden selepas laga yang memunculkan banyak komentar dari publik.

Meski demikian, Ridho menegaskan rivalitas hanya berlangsung di atas lapangan. Setelah pertandingan usai, hubungan antar pemain tetap berjalan dengan baik dan profesional.

Editor : Nurismi
#Jakmania #persija jakarta #Super League 2025/2026