BERAU POST - Setelah jeda lima pekan, Formula 1 (F1) kembali bergulir di Miami International Autodrome sepanjang akhir pekan ini.
Balapan tersebut bisa jadi tolak ukur sejauh mana pengembangan yang dilakukan kesebelas tim kontestan.
Ferrari merupakan tim yang selalu menempel Mercedes dalam tiga balapan awal F1 musim ini. Dua pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, menempati peringkat ketiga dan keempat di bawah duo Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell.
Kepala tim Ferrari, Frederic Vasseur, berharap F1 Miami bisa jadi awal musim kedua. ”Semua tim akan membawa upgrade baru ke Miami. Mereka punya waktu untuk mengerjakan software. Itulah kenapa saya bilang seperti kejuaraan baru dimulai,” kata Vasseur seperti dikutip dari Sky Sports.
Penilaian senada diungkapkan kepala tim Mercedes, Toto Wolff. Miami bisa jadi momen melihat seberapa efektif upgrade.
”Tim-tim sudah belajar dan pembalap mulai memahami bagaimana memaksimalkan sistem baru ini. Miami akan menjadi restart, seperti apa upgrade bekerja dan seberapa optimal sistem dimanfaatkan,” bebernya.
Mobil Rasa Baru
Tidak seperti jeda musim panas, seluruh tim tetap diizinkan mengembangkan mobil sepanjang April, dengan batas anggaran tetap berlaku. Waktu tambahan itu dimanfaatkan untuk menyempurnakan paket aerodinamika dan sistem power unit.
Salah satunya McLaren. Tim juara konstruktor tahun lalu itu menargetkan sejumlah upgrade besar di Miami.
”Untuk Miami dan Kanada, kita akan melihat mobil MCL40 yang benar-benar baru,” kata kepala tim McLaren, Andrea Stella.
Namun, Stella menekankan bahwa hampir semua tim melakukan hal serupa. Jadi, kemungkinan besar tidak akan ada perubahan peta kekuatan besar-besaran.
Paling realistis, Miami akan jadi tempat untuk melihat siapa tim yang paling efektif menambah performa.
Penyempurnaan Regulasi
Selain upgrade mobil, FIA juga memperkenalkan penyesuaian pada regulasi power unit mulai F1 Miami. Perubahan ini bertujuan agar pembalap bisa memaksimalkan performa mobil tanpa pusing memikirkan pengaturan energi.
Selain itu juga mengurangi perbedaan kecepatan ekstrem antar mobil di beberapa bagian lintasan saat balapan.
Meski begitu, Wolff merasa bahwa dampak dari perubahan regulasi tersebut tidak akan signifikan. Perubahan itu hanya menyempurnakan aturan yang sudah ada.
”Perubahan regulasi ini adalah evolusi, bukan revolusi, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas balapan dan memungkinkan pembalap mendorong mobil hingga batas maksimal,” bebernya.
Dari NFL, F1, hingga Piala Dunia
Kawasan Hard Rock Stadium di Miami, Amerika Serikat, akan beberapa kali mengalami perombakan sepanjang tahun ini karena digunakan untuk menghelat beberapa event olahraga besar dunia. Apa saja?
Miami Dolphins (NFL)
September–Januari
Jadi kandang tim NFL Miami Dolphins, berkapasitas 65 ribu penonton, digunakan juga untuk ajang olahraga dan konser. Setelah itu lapangan dan rumput alami dibongkar.
Miami Open (tenis)
Januari–Maret
Tuan rumah turnamen ATP Masters 1000 dan WTA Premier Mandatory, Miami Open, pada 18–30 Maret lalu. Terdapat 27 lapangan tenis, termasuk satu lapangan utama di dalam stadion, hingga instalasi kursi.
Grand Prix Miami (F1)
April–Awal Mei
Sirkuit sementara sepanjang 5,412 kilometer (19 tikungan), menambah lebih dari 250 struktur seperti grandstand, hospitality, jembatan, dll.
Piala Dunia FIFA (sepak bola)
Mei–Juli
Tuan rumah tujuh pertandingan Piala Dunia 2026, mulai pada 15 Juni, lapangan rumput dipasang kembali sejak Mei.