BERAU POST - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20 Nova Arianto mengatakan akan ada konsekuensi berupa sanksi bagi pemain Tim Nasional Indonesia U-20 yang terbukti terlibat dalam keributan usai pertandingan di Elite Pro Academy (EPA) U-20.
"Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat (dalam keributan) pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya,” kata Nova Arianto melalui media sosialnya dilansir dari Antara, Senin (20/4).
Dia menyampaikan hal itu menanggapi peristiwa keributan yang terjadi seusai pertandingan EPA U-20 antara Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4).
Dalam pertandingan tersebut, Dewa United U-20 berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1. Namun, suasana pertandingan yang awalnya kompetitif berubah menjadi panas setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Para pemain dari kedua tim terlihat terlibat dalam aksi dorong-dorongan yang kemudian berkembang menjadi keributan. Beberapa pemain bahkan menunjukkan tindakan agresif, termasuk tendangan yang dinilai berbahaya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemain Bhayangkara FC U-20 sekaligus eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto Hengga yang terlihat menendang pemain Dewa United dalam insiden tersebut.
Nova mengaku sangat menyayangkan insiden tersebut, terlebih karena melibatkan pemain muda yang seharusnya masih dalam tahap pembinaan karakter dan mental bertanding.
”Pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya,” tukas Nova.
Lebih lanjut, dia menyampaikan masih melakukan penelusuran untuk mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab terjadinya keributan tersebut.
Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi pemain yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.
Dia menegaskan bahwa apabila ditemukan ada pemain tim nasional yang terlibat, sanksi akan diberikan sebagai bentuk pembinaan sekaligus efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Nova juga mengajak seluruh pemain untuk selalu menjaga sikap dan menjunjung tinggi sportivitas dalam kondisi apa pun di lapangan.
”Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali,” ungkap Nova.
Editor : Nurismi