BERAU POST - Ada tiga pemain Bhayangkara FC U-20 yang menjadi sorotan karena insiden kekerasan pada pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 melawan Dewa United U-20.
Laga yang berakhir dengan skor 1-2 tersebut dimainkan di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).
Ketiga pemain itu adalah Fadly Alberto, Ahmad Catur, dan Aqilah Aljundi. Mereka menjadi pemain yang paling mendapatkan sorotan dalam insiden kekerasan Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20.
Menurut laporan dari kanal instagram @smgfootball, Fadly Alberto sudah melakukan tendangan ke pemain Dewa United U-20, Mohamad Ridwan. Setelah itu, dirinya juga melakukan tendangan kepada Rakha Nurkholis.
Sementara itu, seperti yang dikutip dari Instagram @nusantara.ballers, Ahmad Catur melakukan serangan kepada salah satu pemain Dewa United U-20 yang sudah tidak berdaya. Lalu, Aqilah Aljundi menendang perut salah satu pemain Dewa United U-20.
Nah, berikut ini merupakan profil dari tiga pemain Bhayangkara FC U-20 yang melakukan kekerasan di laga melawan Dewa United U-20. Baca terus artikel ini untuk mengetahui info selengkapnya.
1. Fadly Alberto
Pemain berusia 17 tahun ini menjadi salah satu wonderkid yang membawa Timnas Indonesia menuju ke Piala Dunia U-17 2025. Bahkan, Fadly Alberto mencetak gol di laga kemenangan melawan Honduras U-17.
Pemain kelahiran Timika, Papua, tersebut bermain di Bhayangkara FC U-16 sejak 2016. Melansir Transfermarkt, musim ini, Fadly bermain tajam di EPA U-20 dengan mencetak enam gol dan satu assist dalam 15 pertandingan.
2. Ahmad Catur
Ahmad Catur merupakan salah satu penyerang masa depan. Hal tersebut terbukti dengan perolehan 18 golnya bersama Bhayangkara FC U-20 selama bermain sebanyak 28 pertandingan.
3. Aqilah Aljundi
Pemain berusia 18 tahun tersebut bermain sebagai penyerang di Bhayangkara FC U-20. Dalam 17 pertandingan di EPA U-20, Aqilah Aljundi sudah mencetak tiga gol dan juga mengoleksi dua assist.
Itu tadi profil para pemain Bhayangkara FC U-20 yang melakukan kekerasan di laga melawan Dewa United U-20. Saat ini, masih dinantikan sanksi apa yang diberikan kepada ketiga pemain tersebut.