BERAU POST - Aksi memukau ditunjukkan Dava Yunna Adi Putra saat Timnas U17 Indonesia melibas Timor Leste di ajang Piala AFF U17 2026.
Wonderkid Persebaya Surabaya itu mencetak gol salto yang langsung menyedot perhatian publik sepak bola tanah air.
Gol akrobatik tersebut lahir di penghujung babak pertama dan menjadi penutup pesta gol sementara Garuda Muda. Skor 4-0 membuat Indonesia tampil superior sejak 45 menit awal pertandingan.
Pertandingan Timnas U17 Indonesia kontra Timor Leste digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4/2026) malam. Laga ini menjadi bagian dari fase awal Grup A ASEAN U17 Boys Championship 2026.
Turnamen ini juga menjadi debut penting bagi pelatih Kurniawan Dwi Yulianto bersama skuad muda Indonesia. Eks legenda Persebaya Surabaya itu langsung menunjukkan racikan taktik yang efektif sejak laga perdana.
Sejak peluit awal dibunyikan, Garuda Muda langsung menguasai permainan dengan gaya agresif. Skema umpan pendek cepat menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Timor Leste.
Indonesia membuka keunggulan cepat saat laga baru berjalan enam menit. Putu Ekayana sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi bola liar di kotak penalti.
Gol tersebut berawal dari umpan lambung dari lini tengah yang sempat mengenai kaki Peres Akwila. Bola kemudian jatuh di area berbahaya dan langsung disambar Putu Ekayana dengan sepakan terukur kaki kiri.
Kiper Timor Leste, Joao Baptista, tak mampu menjangkau bola yang mengarah ke sudut gawang. Skor berubah menjadi 1-0 dan membuat tekanan Indonesia semakin meningkat.
Dominasi Indonesia berlanjut hingga menit ke-18. Lagi-lagi, Putu Ekayana menjadi aktor penting dalam proses gol kedua.
Situasi bermula dari tembakan Dava Yunna Adi Putra yang berhasil ditepis kiper. Bola liar yang melambung langsung disambar Putu Ekayana dengan tendangan keras ke gawang kosong.
Tanpa kawalan berarti, bola meluncur mulus dan memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Timor Leste terlihat kesulitan keluar dari tekanan bertubi-tubi yang diberikan Garuda Muda.
Memasuki menit ke-38, Indonesia kembali menambah gol melalui Ridho. Pemain bernomor punggung 11 itu menunjukkan determinasi tinggi di dalam kotak penalti.
Tendangan pertamanya sempat membentur bek lawan dan memantul kembali ke arahnya. Tanpa berpikir panjang, Ridho langsung melepaskan tembakan kedua yang tak mampu dibendung kiper.
Gol tersebut membuat Indonesia semakin di atas angin dengan keunggulan 3-0. Permainan Timor Leste semakin tertekan dan sulit mengembangkan strategi.
Puncak aksi terjadi pada menit ke-42 lewat gol spektakuler Dava Yunna Adi Putra. Momen ini menjadi salah satu highlight terbaik di laga tersebut.
Berawal dari skema sepak pojok, bola hasil sundulan di dalam kotak penalti mengarah ke Dava Yunna. Tanpa ragu, pemain muda Persebaya Surabaya itu langsung melakukan tendangan salto yang mengoyak gawang lawan.
Gol akrobatik tersebut sontak mengundang decak kagum penonton di stadion. Dava Yunna menunjukkan kualitas sebagai salah satu talenta masa depan sepak bola Indonesia.
Keunggulan 4-0 menutup babak pertama dengan dominasi penuh Timnas U17 Indonesia. Garuda Muda tampil solid di semua lini, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Susunan pemain Indonesia di laga ini diisi oleh Noah Leo Duvert di bawah mistar. Lini belakang diperkuat Made Arbi Ananta, Putu Ekayana, dan Peres Akwila.
Di sektor tengah, Pandu Aryo Wicaksono, Fardan Farras Prawita, dan Keanu Senjaya menjadi motor permainan. Sementara lini depan dihuni Alfredo Naraya Nugroho, Dava Yunna Adi Putra, Mierza Firjatullah, dan Ridho.
Di kubu Timor Leste, Joao Baptista berdiri sebagai penjaga gawang. Mereka didampingi sejumlah pemain seperti Jacob Salsinha Maia, Inigo Martins, hingga Florindo De Araujo Magni.
Pertandingan ini menjadi bukti kesiapan Timnas U17 Indonesia dalam menghadapi turnamen. Sentuhan Kurniawan Dwi Yulianto mulai terlihat dalam pola permainan yang rapi dan efektif.
Jika konsistensi ini terjaga, peluang Indonesia untuk melangkah jauh di Piala AFF U17 2026 terbuka lebar. Terlebih, performa pemain muda seperti Dava Yunna Adi Putra semakin menjanjikan.
Gol salto yang dicetaknya bukan sekadar tambahan angka di papan skor. Aksi itu menjadi simbol keberanian, kreativitas, dan kualitas pemain muda Indonesia di level internasional.
Editor : Nurismi