BERAU POST - Veda Ega Pratama melangkah ke Amerika Serikat dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencetak sejarah di Moto3 Brasil 2026.
Podium ketiga yang ia raih menjadi modal penting untuk menghadapi seri berikutnya di Austin, Texas.
Pembalap muda Indonesia itu tampil impresif dalam balapan yang digelar di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, Minggu malam (22/3/2026).
Ia berhasil mengamankan posisi ketiga sekaligus mencatatkan namanya sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Grand Prix.
Keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah karena balapan sempat dihentikan akibat bendera merah.
Namun, Veda mampu bangkit dan menunjukkan konsistensi hingga finis di belakang dua pembalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles dan Marco Morelli.
"Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan, tetapi ini menjadi pencapaian terbesar saya sejauh ini," kata Veda dalam wawancara MotoGP setelah balapan.
Pernyataan itu menggambarkan betapa berat perjuangan yang ia lalui hingga akhirnya berdiri di podium.
Tak hanya soal hasil, Veda juga menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi dukungan publik.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan semangat sepanjang balapan berlangsung.
"Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, sponsor, serta keluarga yang menyaksikan dari Indonesia. Ini sungguh luar biasa," ujarnya.
Dukungan tersebut menjadi energi tambahan yang mendorong performanya di lintasan.
Euforia podium di Brasil belum sepenuhnya usai, tetapi fokus Veda kini sudah tertuju ke seri berikutnya.
Ia menunjukkan mentalitas pembalap besar yang langsung mengalihkan target ke balapan selanjutnya.
“P3, Alhamdulillah sejarah tercipta di Brasil,” tulisnya di kanal Instagram pribadinya.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada tim saya atas kerja kerasnya akhir pekan ini dan kepada semua orang yang selalu mendukung saya. Akan ada lebih banyak lagi, Obrigado Brasil! Selanjutnya Austin.”
Unggahan tersebut memperlihatkan rasa syukur sekaligus tekad kuat untuk kembali tampil maksimal.
MotoGP Amerika 2026 akan digelar di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, pada 27–29 Maret 2026.
Seri ini menjadi putaran ketiga musim 2026 dan diprediksi menghadirkan persaingan ketat di kelas Moto3.
Sirkuit COTA dikenal memiliki karakteristik menantang dengan panjang lintasan mencapai 5,5 km.
Kombinasi tikungan teknis dan lintasan lurus panjang membuat strategi serta konsistensi menjadi kunci utama.
Bagi Veda Ega Pratama, tantangan tersebut justru menjadi peluang untuk kembali menunjukkan kualitasnya.
Momentum positif dari Brasil diharapkan mampu ia jaga demi meraih hasil maksimal di Amerika.
Hasil di Brasil juga membuktikan Veda mampu bersaing dengan para pembalap top di kelas Moto3.
Ia tidak hanya sekadar pelengkap grid, tetapi sudah menjadi ancaman nyata di barisan depan.
Berikut hasil balapan Moto3 Brasil 2026 di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, Minggu (22/3/2026) malam WIB.
Maximo Quiles keluar sebagai pemenang diikuti Marco Morelli di posisi kedua dan Veda Ega Pratama di posisi ketiga.
Alvaro Carpe finis keempat, disusul Guido Pini dan Rico Salmela yang melengkapi posisi enam besar.
Persaingan ketat juga terlihat hingga posisi sepuluh besar dengan nama-nama seperti Valentin Perrone, Adrian Fernandez, Casey O'Gorman, dan Hakim Danish.
Beberapa pembalap harus mengakhiri balapan lebih awal setelah gagal finis akibat berbagai insiden. Hal ini semakin menegaskan betapa kerasnya persaingan di Moto3 musim 2026.
Kini, sorotan tertuju pada bagaimana Veda melanjutkan performanya di Austin. Jika mampu mempertahankan konsistensi, bukan tidak mungkin ia kembali mencetak kejutan bahkan meraih hasil lebih tinggi.
Podium di Brasil bukan sekadar pencapaian, tetapi juga titik awal perjalanan besar Veda Ega Pratama di kancah dunia.
Austin akan menjadi panggung berikutnya untuk membuktikan sejarah yang ia buat bukanlah kebetulan. (jpg/smi
Editor : Nurismi