Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Persib Bandung Tahan Imbang Borneo FC di Segiri, Adam Alis Cs Amankan Takhta Puncak Klasemen Jelang Lebaran

Beraupost • Jumat, 20 Maret 2026 | 14:05 WIB

Adam Alis merayakan gol pembuka Persib Bandung saat menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri. (Persib)
Adam Alis merayakan gol pembuka Persib Bandung saat menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri. (Persib)

BERAU POST - Performa Persib Bandung di Super League 2025/2026 benar-benar sulit digoyahkan hingga pekan terkini.

Bahkan, posisi puncak klasemen tetap aman sejak Maung Bandung sukses menggeser Borneo FC Samarinda yang sempat dominan di awal musim.

Momen itu menjadi titik balik perjalanan Persib Bandung musim ini. Setelah tertinggal dari Borneo FC Samarinda yang mencatat 11 kemenangan beruntun, Maung Bandung perlahan bangkit dan mengambil alih kendali kompetisi.

Salah satu sosok penting di balik konsistensi tersebut adalah gelandang senior Adam Alis. Eks pemain Borneo FC Samarinda itu kini justru menjadi bagian penting dalam upaya Persib Bandung menjaga stabilitas permainan.
 Adam Alis pun mengakui ada perasaan spesial saat menghadapi mantan timnya. Namun, profesionalisme tetap jadi prioritas utama demi menjaga performa tim yang sedang dalam tren positif.
Persib Bandung memastikan posisi puncak tetap aman setelah menahan imbang Borneo FC Samarinda dengan skor 1-1.
 
Laga tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/3/2026), dan menjadi ujian mental bagi skuad Maung Bandung.

Hasil imbang itu cukup untuk menjaga jarak Persib Bandung dari para pesaing di papan atas.

Di tengah tekanan bermain di kandang lawan, hasil tersebut juga memperlihatkan kematangan tim dalam mengelola pertandingan.

Adam Alis menyambut capaian tersebut dengan penuh rasa syukur. Apalagi, posisi puncak berhasil dipertahankan bertepatan dengan momen Hari Raya Idulfitri yang penuh makna.

“Ya tetap bersyukur, harus tetap berjuang karena ya pertandingan kita masih panjang. Kita engga boleh terlalu percaya diri. Step by step kita menjalani. Mudah-mudahan kita bisa hattrick di tahun ini,” kata Adam.

Pernyataan itu menegaskan jika euforia tak boleh berlebihan. Persib Bandung masih memiliki sembilan pertandingan tersisa yang akan sangat menentukan arah perebutan gelar juara.

Adam Alis menilai, perjalanan menuju juara masih jauh dari kata aman. Konsistensi dan fokus menjadi kunci utama agar tidak terpeleset di momen krusial.

Ambisi besar pun mulai diungkapkan oleh gelandang berpengalaman tersebut. Ia ingin membawa Persib Bandung mencatat sejarah baru dengan meraih hattrick juara di kompetisi domestik.

Jika target itu tercapai, Persib Bandung akan mengukir prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dominasi tiga musim beruntun tentu akan menjadi pencapaian luar biasa di sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, Persib Bandung sudah lebih dulu menyamai catatan Bali United FC yang mampu meraih gelar juara secara back to back. Kini, peluang menciptakan sejarah baru semakin terbuka lebar.

Namun, Adam Alis kembali mengingatkan pentingnya menjaga fokus. Ia tak ingin rekan-rekannya terlena dengan posisi klasemen saat ini.

Selain target domestik, Persib Bandung juga membidik panggung internasional. Mereka ingin kembali tampil di kompetisi Asia dan memperbaiki pencapaian sebelumnya.

“Harapannya buat Persib mudah-mudahan bisa terus maju dan musim depan kita masuk ke Asia lagi. Kita coba lagi dan mudah-mudahan kita bisa lebih bagus lagi di Liga Champions-nya. Sama mudah-mudahan kita di tahun ini bisa hattrick juara ya,” harapnya.

Partisipasi di level Asia menjadi motivasi tambahan bagi skuad Persib Bandung. Mereka ingin menunjukkan kualitas tim Indonesia mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Kompetisi seperti Liga Champions Asia menjadi target realistis jika performa stabil terus terjaga. Pengalaman musim sebelumnya diharapkan menjadi modal berharga untuk tampil lebih matang.
Perjalanan Persib Bandung musim ini memang tak lepas dari kerja keras seluruh elemen tim. Mulai dari pemain, pelatih, hingga dukungan suporter yang terus mengalir.

Adam Alis menjadi contoh bagaimana pemain senior bisa beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal.

Kehadirannya menambah keseimbangan di lini tengah sekaligus memberikan pengalaman bagi pemain muda.

Kini, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi hingga akhir musim. Setiap pertandingan akan menjadi final yang menentukan nasib Persib Bandung dalam perburuan gelar.

Dengan sembilan laga tersisa, peluang masih terbuka bagi tim lain untuk mengejar. Namun, jika Persib Bandung mampu menjaga ritme, mimpi hattrick juara bukan sekadar wacana.

Kemenangan demi kemenangan akan menjadi kunci utama. Sementara itu, hasil imbang seperti melawan Borneo FC Samarinda tetap menjadi poin penting dalam menjaga jarak.

Atmosfer kompetisi pun semakin panas jelang akhir musim. Tekanan akan semakin besar, terutama bagi tim yang berada di posisi puncak.

Persib Bandung kini berada di posisi yang diidamkan banyak tim. Namun, posisi tersebut juga membawa tanggung jawab besar untuk terus tampil konsisten.

Adam Alis dan kawan-kawan tampaknya memahami betul situasi tersebut. Mereka memilih fokus pada satu pertandingan ke pertandingan berikutnya tanpa terbebani target berlebihan.

Jika mampu melewati fase krusial ini, Persib Bandung berpeluang menutup musim dengan manis. Bahkan, sejarah baru bisa tercipta jika ambisi hattrick juara benar-benar terwujud. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#persib bandung #borneo fc #adam alis #Super League