BERAU POST - Masa depan kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira mendadak jadi sorotan.
Kontraknya yang tersisa satu bulan membuat potensi rekor 36 gol di era Super League terancam mandek.
Mesin gol Persebaya Surabaya itu memang masih jadi andalan hingga pekan ke-25 Super League 2025/2026.
Namun, situasi kontrak Bruno Moreira yang belum jelas membuka kemungkinan perpisahan di akhir musim.
Bruno Moreira tampil konsisten sebagai winger tajam Green Force Persebaya musim ini. Pemain asal Brasil itu sudah mengemas sembilan gol dan empat assist dari 23 pertandingan super league.
Tambahan gol terbaru hadir saat Persebaya Surabaya menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-24.
Dalam laga yang berakhir 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Bruno kembali menunjukkan insting tajam di depan gawang.
Catatan tersebut membuat kontribusinya semakin vital bagi Persebaya Surabaya. Apalagi, dia juga memegang peran sebagai kapten yang memimpin rekan-rekannya di lapangan.
Namun, kebersamaan itu kini berada di ujung tanduk. Berdasar data Transfermarkt, kontraknya akan berakhir pada 30 April 2026.
Jika tidak ada kesepakatan baru, Bruno Moreira berpotensi hengkang dari Persebaya Surabaya.
Situasi ini tentu menjadi perhatian besar bagi Bonek Mania yang berharap sang kapten tetap bertahan.
Selain faktor kontrak, peluang Bruno Moreira pergi juga terbuka jika ada tawaran menarik dari klub lain. Performa konsistennya membuat namanya cukup dilirik di bursa transfer.
Meski begitu, peluang bertahan tetap terbuka lebar. Manajemen Persebaya Surabaya diprediksi akan mengupayakan perpanjangan kontrak mengingat perannya yang sangat penting.
Bruno Moreira bukan sekadar pemain asing biasa di skuad Green Force. Dia sudah menjelma menjadi ikon sekaligus sosok pemimpin sejak pertama kali bergabung pada musim 2021/2022.
Persebaya Surabaya juga menjadi klub pertama Bruno Moreira saat berkarier di Indonesia. Adaptasinya yang cepat membuatnya langsung nyetel sejak musim debut.
Pada Liga 1 2021/2022, dia mencatat 29 pertandingan dengan torehan tujuh gol dan tiga assist.
Kontribusi itu langsung menempatkannya sebagai salah satu pemain kunci di lini serang.
Perjalanan karirnya sempat berlanjut ke Liga Yunani pada musim 2022/2023. Namun, Bruno Moreira memilih kembali ke Persebaya Surabaya pada musim 2023/2024 dan kembali menjadi tulang punggung tim.
Sejak kembali, performanya semakin stabil dan konsisten. Dia mencetak 10 gol di musim 2023/2024 dan kembali mengulang capaian serupa di musim 2024/2025.
Musim ini, peluangnya untuk menambah pundi-pundi gol masih terbuka. Dengan sisa pertandingan yang ada, Bruno Moreira bisa mendekati bahkan melampaui catatan terbaiknya.
Secara keseluruhan, Bruno Moreira sudah mengoleksi 36 gol bersama Persebaya Surabaya di berbagai musim.
Angka itu menempatkannya di posisi kedua daftar top skor abadi klub di era Super League.
Di atasnya masih ada David da Silva yang mencetak 39 gol. Selisih yang tipis membuat peluang Bruno untuk menyamai bahkan melampaui rekor tersebut sangat terbuka.
Namun, ancaman terbesar justru datang dari situasi kontraknya sendiri. Jika Dia benar-benar hengkang sebelum musim berakhir atau tidak diperpanjang, peluang mencetak sejarah bisa terhenti.
Kondisi ini menjadi dilema bagi Persebaya Surabaya. Di satu sisi, mereka membutuhkan kontribusi Bruno Moreira untuk menjaga performa tim, tetapi di sisi lain harus segera mengambil keputusan strategis terkait masa depannya.
Peran Bruno Moreira tidak hanya soal statistik gol. Kehadirannya di lapangan juga memberikan pengaruh besar terhadap mental dan ritme permainan tim.
Sebagai kapten, dia menjadi penghubung antara pelatih dan pemain. Kepemimpinannya kerap terlihat saat tim berada dalam tekanan.
”Kami berharap bisa belajar dan tampil lebih baik pada laga berikutnya. Sebagai sebuah tim, itulah yang harus kami lakukan,” ujar Bruno Moreira saat pasang badan ketika Persebaya Surabaya alami kekalahan.
Situasi ini membuat keputusan kontrak menjadi sangat krusial. Tidak hanya bagi karir Bruno Moreira, tetapi juga bagi stabilitas Persebaya Surabaya di sisa musim.
Menarik dinantikan langkah manajemen dalam beberapa pekan ke depan. Apakah mereka akan mengamankan sang kapten atau justru membuka lembaran baru tanpa Bruno Moreira.
Yang jelas, waktu terus berjalan dan peluang mencetak sejarah tidak menunggu. Jika tak segera dipastikan, rekor 36 gol itu bisa menjadi angka terakhir yang dia tinggalkan bersama Persebaya Surabaya. (jpg/smi)
Editor : Nurismi