Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bocoran Kandidat Pengganti Miliano Jonathans di Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Ikut Mencuat!

Beraupost • Kamis, 12 Maret 2026 | 06:40 WIB

Aksi Winger Timnas Indonesia Miliano Jonathans bersama FC Utrecht. (Dok. FC Utrecht)
Aksi Winger Timnas Indonesia Miliano Jonathans bersama FC Utrecht. (Dok. FC Utrecht)

BERAU POST - Cedera Miliano Jonathans membuka peluang baru di skuad Timnas Indonesia.

Posisi sayap kanan yang selama ini diprediksi menjadi milik Miliano kini menjadi rebutan sejumlah pemain yang siap unjuk kemampuan.

Miliano Jonathans dipastikan tidak bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia karena cedera robek ligamen lutut anterior atau ACL.

Kondisi ini membuat rencana pelatih John Herdman harus berubah menjelang agenda penting FIFA Series 2026.

Cedera tersebut terjadi saat Miliano membela Excelsior Rotterdam menghadapi SC Heerenveen pada pertandingan Liga Belanda. Laga itu berlangsung di Stadion Woudestein, Rotterdam, Minggu (8/3).

Dalam pertandingan tersebut, Miliano mengalami benturan keras setelah mendapat tekel dari belakang pemain Heerenveen.

Insiden itu langsung membuatnya terjatuh dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Cedera ACL dikenal sebagai salah satu cedera paling serius dalam dunia sepak bola. Pemain yang mengalaminya biasanya harus menepi selama berbulan-bulan untuk menjalani operasi serta proses pemulihan.

Situasi ini jelas menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Timnas Indonesia. Apalagi Miliano sedang berada dalam performa terbaiknya sejak dipinjamkan ke Excelsior Rotterdam musim ini.

Sejak bergabung dengan klub tersebut, Miliano mulai mendapatkan kepercayaan tampil secara reguler.

Dia mampu menunjukkan kemampuan dribel, kecepatan, serta kreativitas yang membuatnya diprediksi menjadi opsi utama di sisi kanan serangan Timnas Indonesia.

Absennya Miliano otomatis membuat satu slot penting di lini depan Timnas Indonesia menjadi kosong.

Posisi sayap kanan yang sebelumnya hampir pasti menjadi miliknya kini kembali terbuka untuk pemain lain.

Persaingan pun diprediksi bakal berlangsung ketat menjelang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27–30 Maret mendatang.

Beberapa nama langsung mencuat sebagai kandidat kuat untuk mengisi peran tersebut.

Sejumlah pemain seperti Yakob Sayuri, Eliano Reijnders, Egy Maulana Vikri, Beckham Putra, hingga Victor Dethan masuk dalam daftar pemain yang berpotensi menggantikan Miliano.

Namun jika berkaca pada jam terbang dan performa di kompetisi domestik Super League musim ini, tiga nama terlihat memiliki peluang paling besar. Mereka adalah Yakob Sayuri, Beckham Putra, dan Egy Maulana Vikri.

Yakob Sayuri

Yakob Sayuri dikenal sebagai pemain yang sangat agresif di sisi sayap. Dia memiliki kecepatan tinggi serta determinasi kuat untuk menekan pertahanan lawan.

Kemampuan Yakob dalam melakukan penetrasi dari sisi lapangan sering kali menjadi senjata utama timnya.Dia juga cukup disiplin membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola.

Beckham Putra

Sementara itu Beckham Putra menawarkan karakter permainan yang berbeda. Gelandang serang ini dikenal memiliki visi bermain yang baik serta kemampuan memberikan umpan matang kepada rekan setimnya.

Beckham juga kerap muncul sebagai pencetak gol dari lini kedua. Kemampuannya membaca ruang membuatnya sering berada di posisi yang tepat saat peluang tercipta.

Karakter ini membuat Beckham menjadi pemain yang fleksibel. Dia bisa bermain sebagai gelandang serang maupun melebar ke sisi kanan untuk membantu membangun serangan.

Egy Maulana Vikri

Nama lain yang tak kalah menarik adalah Egy Maulana Vikri. Pemain yang pernah berkarier di Eropa ini memiliki gaya bermain yang cukup mirip dengan Miliano.

Egy sama-sama memiliki kaki kiri dominan sehingga cocok dimainkan sebagai inverted winger di sisi kanan.

Dengan posisi tersebut, dia bisa memotong ke tengah untuk menciptakan peluang tembakan atau memberikan umpan terobosan.

Selain itu, Egy juga dikenal sebagai pemain yang kreatif dalam mengolah bola di area sempit.

Kemampuannya melakukan kombinasi cepat dengan rekan setim membuatnya sering menjadi motor serangan.

Kelebihan lain dari Egy adalah pengalamannya bermain di berbagai level kompetisi. Hal ini bisa menjadi nilai tambah ketika Timnas Indonesia menghadapi pertandingan internasional dengan tempo tinggi.

Keputusan akhir tentu berada di tangan pelatih John Herdman. Dia harus memilih pemain yang paling sesuai dengan skema permainan yang ingin diterapkan pada FIFA Series 2026 mendatang.

John Herdman dikenal sebagai pelatih yang menyukai pemain cepat dan agresif di sektor sayap.

Karena itu, persaingan antara Yakob, Beckham, dan Egy diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik dalam pemilihan skuad.

Ketiganya memiliki karakter yang berbeda namun sama-sama berpotensi memberi kontribusi besar.

Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Miliano.

Dengan banyaknya opsi yang tersedia, Timnas Indonesia sebenarnya tidak terlalu kekurangan pemain di posisi tersebut.

Justru situasi ini bisa menjadi kesempatan bagi talenta Super League untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional.

Menarik untuk menunggu siapa yang akhirnya dipercaya Herdman mengisi sisi kanan serangan Timnas Indonesia.

FIFA Series 2026 nanti bisa menjadi panggung penting bagi para pemain untuk menunjukkan mereka layak menjadi bagian utama skuad Garuda.

Cedera Miliano memang menjadi kehilangan besar. Namun di balik situasi tersebut, muncul peluang baru bagi pemain lain untuk bersinar bersama Timnas Indonesia. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#winger #cedera #Miliano Jonatahans #Timnas Indonesia