BERAU POST- Kurang 19 hari lagi bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 akan resmi ditutup, memberi ruang terakhir bagi klub-klub melakukan manuver penting.
Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim paling aktif, dan Bernardo Tavares masih punya cukup waktu untuk merombak skuad sesuai kebutuhan tim.
Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 sudah dibuka sejak 10 Januari dan akan berakhir pada 6 Februari mendatang.
Hingga Minggu (18/1/2026), Persebaya Surabaya tercatat sebagai salah satu tim yang paling agresif melakukan pergerakan.
Dalam beberapa hari terakhir, Persebaya Surabaya kembali dikaitkan dengan satu nama baru yang cukup menarik perhatian.
Gelandang serang asal Portugal, Pedro Matos, dikabarkan segera merapat ke Surabaya untuk memperkuat tim di era Bernardo Tavares.
Kabar tersebut pertama kali mencuat dari media fanbase yang dikenal dekat dengan aktivitas internal klub.
“Selamat datang Pedro ✊???? Info yang EJ terima, Pedro Matos, gelandang asal Portugal eks Semen Padang FC jadi pemain asing keempat pilihan Bernardo Tavares untuk bergabung di Persebaya ???? Vamos @pedro.matos93,” tulis @emosijiwakucom.
Jika transfer ini terealisasi, Pedro Matos akan menjadi pemain asing baru keempat yang didatangkan Persebaya Surabaya pada putaran kedua.
Sebelumnya, manajemen sudah lebih dulu mengamankan jasa Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes.
Pedro Matos bukan sosok asing bagi kompetisi Super League karena tampil reguler bersama Semen Padang di putaran pertama musim ini.
Pemain kelahiran Vila Nova de Gaia, Portugal, tersebut berusia 27 tahun dan memiliki tinggi badan 1,75 meter.
Posisi utamanya adalah gelandang serang, tetapi Pedro Matos juga bisa dimainkan sebagai gelandang tengah maupun sayap kanan.
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang membuatnya masuk dalam radar Bernardo Tavares.
Bersama Semen Padang, Pedro Matos mencatatkan 15 penampilan di putaran pertama Super League 2025/2026.
Ia menyumbang satu gol, empat assist, dua kartu kuning, dan total menit bermain mencapai 1.144 menit.
Nilai pasar Pedro Matos saat ini disebut berada di kisaran Rp2,17 miliar. Angka tersebut menunjukkan kualitas dan pengalaman yang cukup solid untuk ukuran pemain asing di Super League.
Namun, kedatangan Pedro Matos juga memunculkan konsekuensi lain yang harus segera diselesaikan Persebaya Surabaya.
Regulasi I.League hanya mengizinkan 11 pemain asing terdaftar, sementara saat ini Persebaya Surabaya memiliki 13 pemain asing dalam skuad.
Tiga pemain asing baru yang sudah resmi bergabung adalah Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes.
Mereka melengkapi daftar pemain asing lama yang sebelumnya sudah lebih dulu menghuni skuad Green Force.
Nama-nama tersebut antara lain Risto Mitrevski, Leo Lelis, Dime Dimov, Francisco Rivera, dan Bruno Moreira. Selain itu ada Gali Freitas, Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Milos Raickovic, serta Mihailo Perovic.
Dengan komposisi tersebut, Bernardo Tavares harus segera menentukan siapa yang dipertahankan dan siapa yang dilepas.
Proses evaluasi masih terus berjalan dan melibatkan diskusi intens dengan jajaran manajemen klub.
“Ya, kami perlu melihat solusi terbaiknya. Apa yang telah diberikan para pemain kepada tim hingga saat ini,” kata Bernardo Tavares. “Dan bersama dewan direksi, kami akan memutuskan,” tambahnya.
Sejauh ini, dua nama sudah santer dikabarkan akan meninggalkan Persebaya Surabaya dalam waktu dekat.
Dime Dimov dan Diego Mauricio disebut-sebut masuk daftar pemain yang akan hengkang pada bursa transfer paruh musim ini.
Jika kedua pemain tersebut resmi dilepas, maka kuota pemain asing Persebaya Surabaya tersisa 11 orang. Situasi itu masih akan berubah jika Pedro Matos benar-benar bergabung ke Surabaya.
Artinya, satu pemain asing tambahan harus dicoret untuk menyesuaikan regulasi. Dari sisi kebutuhan tim dan kesamaan posisi, Milos Raickovic dinilai sebagai kandidat paling potensial untuk dilepas.
Milos Raickovic memiliki posisi utama sebagai gelandang tengah, yang cukup beririsan dengan peran Pedro Matos.
Kehadiran Pedro Matos berpotensi membuat persaingan di lini tengah semakin ketat.
Dengan sisa waktu 19 hari, Bernardo Tavares masih punya ruang cukup luas untuk menyempurnakan skuad.
Keputusan-keputusan krusial dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah Persebaya Surabaya di putaran kedua Super League 2025/2026.
Saga transfer Persebaya Surabaya pun dipastikan belum berakhir. Publik kini menanti bagaimana komposisi final skuad Green Force saat bursa transfer resmi ditutup awal Februari nanti. (jpg/smi)
Editor : Nurismi