Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Arsenal Dominan tapi Tumpul! Masalah "Cutback" dan Mandulnya Viktor Gyokeres Jadi PR Besar Mikel Arteta

Beraupost • Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:50 WIB
Krisis bek tengah menghantam Real Madrid jelang final Piala Super Spanyol melawan Barcelona, memaksa Xabi Alonso mempertimbangkan opsi darurat di lini pertahanan. (Instagram/@toniruediger)
Krisis bek tengah menghantam Real Madrid jelang final Piala Super Spanyol melawan Barcelona, memaksa Xabi Alonso mempertimbangkan opsi darurat di lini pertahanan. (Instagram/@toniruediger)

BERAU POST - Real Madrid memang berhasil menyingkirkan Atletico Madrid dengan kemenangan tipis 2-1 di semifinal Piala Super Spanyol. 

Namun, kemenangan tersebut datang dengan harga mahal. Los Blancos justru kehilangan dua bek tengah sekaligus, sebuah situasi yang kini menjadi perhatian utama jelang final melawan Barcelona.

Antonio Rudiger tampil sebagai starter meski sudah merasakan nyeri di lutut sejak awal laga.

Bek asal Jerman itu tetap menunjukkan performa solid, tetapi harus meninggalkan lapangan setelah melewati menit ke-60 akibat cedera. 

Semua indikasi mengarah pada satu kesimpulan: Rudiger hampir pasti tidak akan tersedia untuk final dalam kapasitas apa pun.

Masalah Real Madrid tidak berhenti di situ. Raul Asencio, bek tengah lainnya, juga ditarik keluar pada waktu yang hampir bersamaan karena merasakan ketidaknyamanan.

Meski ada sedikit optimisme bahwa cederanya tidak terlalu serius dan ia masih berpeluang tampil melawan Barcelona, tetap saja situasi ini terasa janggal.

Dalam satu pertandingan, Real Madrid nyaris kehilangan seluruh stok bek tengahnya.

Solusi Darurat di Lini Belakang

Menjelang partai final melawan Barcelona, pertanyaan besar pun muncul: siapa yang akan mengisi jantung pertahanan? 

Melansir AS, menyoroti bahwa Xabi Alonso mungkin harus ‘menciptakan’ solusi baru untuk posisi bek tengah.

Absennya Rudiger jelas menjadi pukulan telak. Sementara itu, opsi veteran David Alaba tampaknya belum sepenuhnya meyakinkan. 

Riwayat cedera yang terus menghantui serta minimnya menit bermain musim ini membuat Alonso kemungkinan enggan mengambil risiko besar dengan menurunkannya di laga sepenting final.

Nama Dean Huijsen juga masuk dalam pembahasan. Bek muda yang direkrut pada musim panas itu baru saja pulih dari cedera. 

Meski terlihat melakukan pemanasan, Huijsen tidak dimainkan sama sekali saat menghadapi Atletico, bahkan ketika dua bek tengah lainnya mengalami masalah. Hal ini memunculkan tanda tanya besar soal kondisi kebugarannya.

Situasi tersebut menimbulkan keraguan apakah Huijsen cukup siap untuk langsung menjadi starter di laga sebesar El Clasico, apalagi dalam partai final yang penuh tekanan.

Tchouameni atau Carreras?

Dengan Asencio berpotensi menjadi satu-satunya bek tengah alami yang fit, Real Madrid mungkin harus menarik pemain dari lini lain. Dua nama yang mencuat adalah Aurelien Tchouameni dan Alvaro Carreras.

Keduanya sempat berduet sebagai bek tengah di semifinal setelah Rudiger dan Asencio ditarik keluar, dan berhasil membantu tim mengamankan kemenangan.

Salah satu dari mereka kemungkinan besar akan kembali mengisi posisi tersebut di final.

Tchouameni jelas memiliki keunggulan dari sisi pengalaman. Ia sudah beberapa kali bermain sebagai bek tengah dan bisa memberikan perlindungan defensif yang lebih solid.

Namun, menurunkannya di posisi itu berarti mengorbankan kekuatan Real Madrid di lini tengah, sesuatu yang bisa menjadi kesalahan fatal saat menghadapi Barcelona.

Carreras juga menawarkan alternatif, tetapi dengan risiko tersendiri. Penempatannya sebagai bek tengah tidak akan terlalu mengganggu struktur tim karena Ferland Mendy bisa mengisi pos bek kiri. 

Meski begitu, Carreras minim pengalaman bermain di jantung pertahanan dan berpotensi melakukan kesalahan di posisi yang bukan peran alaminya.

Harapan Terbaik untuk Alonso

Dalam kondisi ideal, skenario terbaik bagi Xabi Alonso tentu saja jika Dean Huijsen benar-benar pulih dan siap bermain sejak awal, berduet dengan Asencio.

Opsi ini akan memberi Real Madrid keseimbangan yang lebih baik tanpa harus mengorbankan lini tengah atau memaksakan eksperimen berisiko.

Namun, hingga kepastian kondisi pemain didapat, Alonso harus bersiap dengan rencana darurat.

Final Piala Super Spanyol melawan Barcelona bukan hanya soal kualitas, tetapi juga soal bagaimana Real Madrid bertahan di tengah krisis yang datang di saat paling krusial. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#liverpool #Atletico Madird #piala super spanyol