BERAU POST - Derbi Madrid di ajang Piala Super Spanyol kembali menghadirkan drama, kali ini bukan hanya soal skor akhir, tetapi juga ketegangan emosional di pinggir lapangan.
Salah satu momen paling menegangkan sekaligus paling banyak dibicarakan terjadi di pengujung laga, tepatnya ketika Vinicius Junior ditarik keluar lapangan.
Pergantian pemain itu sendiri sejatinya bukan masalah utama. Sorotan justru tertuju pada apa yang terjadi sesaat setelahnya.
Ketika penyerang asal Brasil tersebut terlibat adu mulut sengit dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Saat Vinicius berjalan menuju bangku cadangan, suasana stadion mendadak memanas.
Sorakan bernada ejekan terdengar dari tribun. Namun, tidak sepenuhnya jelas apakah reaksi itu ditujukan langsung kepada Vinicius atau sekadar ekspresi kekecewaan terhadap keputusan pergantian pemain. Yang pasti, atmosfer derbi semakin tegang.
Provokasi Simeone
Melihat situasi tersebut, Simeone memilih untuk turun tangan langsung. Dari pinggir lapangan, pelatih Atletico itu menoleh ke arah Vinicius.
Lalu menunjuk ke tribun sambil mendesaknya untuk memperhatikan reaksi penonton.
“Dengarkan, dengarkan…”
Isyarat tersebut jelas dimaksudkan untuk memprovokasi. Vinicius pun tidak tinggal diam. Alih-alih mengabaikan, pemain sayap Real Madrid itu merespons dengan emosi, meluapkan kekesalannya kepada tim wasit.
Dalam momen tersebut, Vinicius berulang kali meminta agar Simeone diberi hukuman.
Reaksi itu justru berujung pada kartu kuning untuk dirinya sendiri. Kamera siaran bahkan menangkap jelas protes Vinicius kepada wasit.
“Kartu… itu untuk dia, kartu untuk dia.”
Alonso Turun Tangan
Kartu kuning itu menjadi titik api yang memperbesar konfrontasi. Melihat anak asuhnya terlibat situasi panas, Xabi Alonso langsung melangkah maju dari area teknis.
Manajer Real Madrid itu tanpa ragu membela Vinicius dan berhadapan langsung dengan Simeone.
Melansir akun X YrcQo, dengan ekspresi jelas tidak senang, Alonso menegur pelatih Atletico tersebut. Kamera merekam momen ketika Alonso berteriak,
“Cholo! Cholo! Fokus pada pemainmu sendiri."
Sebuah kalimat singkat yang langsung viral di media sosial dan menjadi simbol bagaimana panasnya Derbi Madrid kali ini.
Ketegangan belum sepenuhnya mereda. Vinicius masih terus mengungkapkan ketidakpuasannya terkait kartu kuning yang ia terima.
Sementara beberapa pemain mencoba meredakan suasana. Federico Valverde terlihat mendekati Simeone, berusaha menenangkan keadaan.
Di sisi lain, kapten Atletico Madrid, Koke, menghampiri Xabi Alonso untuk berbicara.
Dalam percakapan singkat tersebut, Alonso kembali menegaskan sikapnya. Ia menyampaikan bahwa tindakan Simeone tidak diperlukan.
“Dia tidak perlu bicara begitu,” ungkap Alonso.
Pernyataan itu merujuk langsung pada perilaku Simeone di pinggir lapangan yang dianggap memperkeruh suasana.
Insiden ini menegaskan satu hal: Derbi Madrid bukan sekadar soal sepak bola, tetapi juga adu emosi, gengsi, dan karakter.
Dan kali ini, Xabi Alonso memilih berdiri paling depan untuk melindungi pemainnya. (jpg/smi)