Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Sport Tourism Tembus Rp18 Triliun! Erick Thohir & Widi Wardhana Kompak Satukan Kekuatan Tahun Depan

Beraupost • Rabu, 24 Desember 2025 | 06:35 WIB
Menpora Erick Thohir tanda tangani MoU dengan Menpar Widiyanti Putri Wardhana. (Istimewa)
Menpora Erick Thohir tanda tangani MoU dengan Menpar Widiyanti Putri Wardhana. (Istimewa)

BERAU POST - Tahun depan, sinergitas dua kementerian terkait pelaksanaan program dan kegiatan sektor kepemudaan, keolahragaan, dan kepariwisitaan bisa meningkat.

Hal tersebut ditandai dengan adanya penandatangan MoU oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (22/12).

Menpora Erick Thohir mengatakan sinergi lintas kementerian ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dari sport tourism.

Saat ini kedua kementerian telah memetakan tempat-tempat wisata yang juga mempunyai potensi dikembangkan ke industri sport tourism.

Seperti yang telah dilakukan di Danau Toba yang rutin menyelenggarakan event F1 Powerboat.

”Kementerian Pariwisata diwakili langsung oleh (Menpar) Bu Widi menanyakan sinergisitas. Bagaimana kami bisa bersinergi untuk meningkatkan dampak yang terjadi untuk sport tourism di Indonesia,” kata Erick Thohir di Kemenpora seperti dilansir dari Antara.

”Karena saya rasa sport tourism di Indonesia adalah salah satu yang belum kami tingkatkan secara menyeluruh dengan keindahan alam kita,” imbuh Erick.

United Nations World Tourism Organization (UNWTO) mencatat sport tourism telah menyumbang lebih dari sepuluh persen total belanja pariwisata dunia dan diproyeksikan tumbuh hingga 17,5 persen per tahun hingga 2030.

Data tersebut menunjukkan bahwa sport tourism dinilai menjadi salah satu subsektor paling prospektif.

Data Kementerian Pariwisata mencatat bahwa nilai ekonomi sport tourism mencapai Rp 18,79 triliun pada 2024.

Pendapatan tersebut masih mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan menguatnya tren minat wisata olahraga.

Menpar Widiyanti merespons baik atas penandatanganan MoU yang baru saja dilakukan itu.

Dia menyebut, pariwisata menjadi salah satu penggerak penting perekonomian nasional. Oleh karenanya, Menpar bilang potensi besar ini harus dimanfaatkan dengan baik.

”Kami percaya sinergi antara Kemenpora dengan Kemenpar dapat memperkuat pengembangan sport tourism dan memberi dampak ekonomi,” kata Menpar.

”Tentu kami senang apabila lebih banyak event olahraga di destinasi itu menggerakkan masyarakat ke destinasi jadi lebih banyak. UMKM di sana hidup, masyarakat daerah juga mendapat pemasukan yang lebih di saat-saat event-event tersebut,” lanjut Menpar Widi Wardhana.

”Kami tentu harus lebih banyak berinovasi event-event apalagi selain maraton, sepeda, triathlon, hiking dan lain sebagainya di destinasi kami lakukan di Mandalika, juga ada di Toba,” imbuh dia.

”Transformasi di Kemenpora akan berhasil jika dilakukan dengan kolaborasi lintas sektor. Sinergitas dengan Kemenpar dilakukan agar bagaimana bisa memberikan dampak baik terhadap sport tourism,” ujar Menpora Erick Thohir.

Menpora Erick menegaskan, kolaborasi menjadi langkah strategis untuk memberikan dapak langsung terhadap perekonomian, termasuk mendorong pertumbuhan UMKM diberbagai daerah.

Kegiatan olahraga memiliki potensi besar untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menekankan bahwa saat ini bukan zamannya lagi bagi setiap kementerian menjalankan program kerja sendiri-sendiri.

Erick mengatakan bahwa saat ini diperlukan sinergitas lintas kementerian untuk membuat program yang bisa meningkatkan perputaran ekonomi nasional. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#sport tourism #kemenpora #kementerian pariwisata