BERAU POST - Francesco Bagnaia sudah menanti putaran terakhir musim MotoGP 2025, tetapi ia tak berharap kesulitannya bisa langsung berakhir pasca balapan di Selasa (12/11).
Dilansir laman Crash, persiapan musim 2026 dimulai Selasa depan dengan tes pasca-balapan di Valencia, tetapi putaran terakhir musim ini harus diselesaikan lebih dulu.
Dan seperti tema yang berulang musim ini, itu adalah awal yang sulit bagi Bagnaia - pemenang MotoGP Valencia dua kali - setelah hanya berada di posisi ke-14 dan harus memulai kualifikasi dari Q1.
"Kesulitan sejak awal dan kami mencoba arah yang kurang tepat. Di bagian akhir sesi, saya berusaha keras untuk bisa masuk 10 besar, tetapi saya gagal. Jadi, hasilnya sangat mirip dengan akhir pekan-akhir pekan sebelumnya," ungkap Bagnaia setelah latihan di Valencia.
Dengan tes pasca-balapan yang akan berlangsung pada hari Selasa, mungkin Bagnaia sudah tidak sabar untuk memulai musim baru.
Namun, ia tidak berharap kemajuan akan langsung didapat pada hari pertamanya mempersiapkan musim 2026.
"Tidak. Saya hanya ingin menikmati akhir pekan, dan sisa akhir pekan ini akan membaik,"
"Sejujurnya, Selasa tidak akan mengubah apa pun karena motornya sama. Jadi, tidak akan ada peningkatan."
Bagnaia mengindikasikan kesulitannya di Valencia sudah diperkirakan, dan masalahnya tetap sama sepanjang musim, khususnya saat memasuki tikungan.
“Sejujurnya, trek ini [di mana] jika masalahnya ada seperti biasanya, trek ini akan sulit,” jelas pembalap Ducati Lenovo Team tersebut.
“Di trek ini, Anda membutuhkan motor yang dapat berhenti dengan baik dengan [sudut kemiringan], dan motor yang dapat berbelok dengan baik, dan motor saya musim ini – sayangnya – tidak melakukan itu.
“Masalah di sini lebih buruk, tetapi saya pikir kami mengelola semuanya dengan baik – kami membaik sejak pagi dan kami membuat langkah yang baik di depan, jadi saya harap besok kami akan melakukannya lagi.”
Pembalap Italia itu menambahkan bahwa ia tahu apa yang ia inginkan dari motornya, tetapi ia tidak dapat melakukan perubahan teknis untuk mendapatkannya.
"Saya jelas memiliki gambaran tentang apa yang akan membantu saya, tetapi melihat data dan semuanya, sulit untuk mencapai performa seperti ini," tuturnya.
"Jadi, sulit juga bagi saya untuk memahami dan menganalisis dengan baik, dan kami berusaha melakukannya sebaik mungkin, tetapi itu sulit, dan kami telah mencobanya sejak balapan pertama," tambahnya. (smi)