Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

FIFA ASEAN Cup Resmi Dirilis! Nasib Pemain Abroad Timnas Indonesia Jadi Tanda Tanya

Beraupost • Selasa, 28 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Timnas Indonesia hatus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Irak. (Dok: Timnas Indonesia)
Timnas Indonesia hatus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026 usai kalah 0-1 dari Irak. (Dok: Timnas Indonesia)

BERAU POST - Usai menerima kenyataan tak bisa berlaga pada Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia rencananya akan mengikuti FIFA ASEAN Cup.

Kendati begitu, skuad Garuda belum mendapatkan jaminan bisa memainkan para bintang aboard-nya dalam turnamen nanti.

FIFA ASEAN Cup telah resmi menjadi turnamen terbaru yang diluncurkan oleh Federasi Sepak Bola Dunia alias FIFA.

Ajang ini dihadirkan khusus untuk negara-negara kawasan ASEAN alias Asia Tenggara.

Peluncuran FIFA ASEAN Cup dilakukan setelah terjadi kesepakatan antara FIFA dengan ASEAN dalam KTT ASEAN Ke-47 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (27/10).

Presiden FIFA, Gianni Infantino hadir langsung dalam peluncuran tersebut. Ia menerangkan bahwa FIFA ASEAN Cup digelar untuk menyuntikkan semangat baru sekaligus penyatuan 11 negara ASEAN lewat sepak bola.

Mulai dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, hingga yang terbaru Timor Leste.

"Piala ASEAN FIFA diciptakan untuk kawasan ini, yang melibatkan seluruh 11 negara anggota. Ini akan memberikan dampak sangat besar tidak hanya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga di seluruh dunia," kata Gianni Infantino dalam laman resmi FIFA.

"Angka 11 sendiri merupakan simbol dalam dunia sepak bola karena sebuah tim terdiri dari 11 pemain. Dan, kini tim ASEAN telah komplet, siap untuk meraih gelar juara," tambahnya.

Hingga kini belum ada kepastian terkait FIFA ASEAN Cup. Termasuk jadwal dan format penyelenggaraan turnamen.

Induk sepak bola dunia itu hanya menyiratkan format ASEAN Cup akan disesuaikan berdasarkan kesuksesan FIFA Arab Cup, ajang antarnegara kawasan Arab yang sudah bergulir sejak lama dan dianggap sukses.

"Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman, peluncuran ASEAN FIFA Cup telah dikonfirmasi, sebuah turnamen regional yang akan mempertemukan seluruh Asosiasi Anggota FIFA dari kawasan Asia Tenggara, dalam format yang mengikuti jejak kesuksesan Piala Arab FIFA," tulis FIFA dalam pernyataannya.

Awalnya kehadiran FIFA ASEAN Cup menimbulkan reaksi positif untuk Timnas Indonesia. Sebab ajang ini diadakan secara resmi oleh FIFA.

Tak seperti Piala AFF atau ASEAN Championship, yang selama ini ajang  serupa tapi bentukan Sub Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF).

Persoalan dari Piala AFF adalah selalu digelar di luar jeda internasional resmi FIFA. Sehingga poin dan pemain yang bisa memperkuat seluruh tim nasional negara peserta tak maksimal.

Termasuk Timnas Indonesia.

Nah, kehadiran FIFA ASEAN Cup jadi sinyal bahwa ajang tersebut bisa diperkuat seluruh pemain terbaik karena diadakan oleh FIFA langsung. Tapi ternyata itu bukan jaminan sepenuhnya, setidaknya untuk saat ini.

Sebab bila berkaca pada FIFA Arab Cup, ajang yang jadi benchmark FIFA ASEAN Cup nanti, tak semua pemain terbaik turut serta.

Pada edisi perdananya di 2021 misalnya, pemain-pemain yang tampil mayoritas dari liga domestik negara masing-masing.

Bahkan hanya ada 15 pemain yang bermain di liga non-Arab yang terpilih dalam skuad akhir setiap kontestan yang beranggotakan 23 orang.

masing-masing satu di Denmark, Yunani, Indonesia, Malaysia, Belanda, Rumania, Rusia, Thailand, serta Amerika Serikat.

Pemain bintang seperti Mohamad Salah, Riyadh Mahrez, hingga Achraf Hakimi saat itu tidak memperkuat negaranya masing-masing. Mereka tetap bersama klubnya.

Penyebabnya adalah FIFA ARAB Cup 2021 diadakan pada 30 November hingga 18 Desember 2021.

Jadwal itu di luar agenda FIFA Matchday, yang hadir pada awal dan pertengahan November.

Nah jika nantinya FIFA ASEAN Cup diadakan tetap di luar jeda internasional, maka kemungkinan para pemain abroad absen tetap ada. 

Hal ini pun bisa saja dialami oleh Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain diaspora seperti Jay Idzes di Sassuolo (Italia), Calvin Verdonk di LOSC Lille (Prancis), hingga Kevin Diks di Borussia Monchengladbach (Jerman).

Tentunya menarik dinantikan bagaimana ketetapan akhir dari FIFA bersama dengan AFF, AFC, dan para federasi negara ASEAN dalam menentukan jadwal serta format FIFA ASEAN Cup. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#fifa #Asean Cup #Timnas Indonesia #fifa match day