BERAU POST - Kabar dunia sepak bola Asia Tenggara memanas, kini Thailand menjadi sorotan.
Nama Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia, masuk dalam daftar incaran Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) untuk menukangi tim nasional mereka.
Langkah cepat dilakukan FAT usai memutus kerja sama dengan pelatih Masatada Ishii.
Pencarian sosok baru yang dinilai mampu mengangkat prestasi Thailand di level Asia langsung dimulai, dan nama-nama besar pun bermunculan.
Media Thailand, salah satunya Daily News, mengungkap tujuh kandidat yang sedang dipertimbangkan FAT.
Di antara daftar itu, dua nama asal Korea Selatan mencuri perhatian publik Asia Tenggara karena rekam jejak mereka yang luar biasa di kawasan ini.
Salah satunya tentu Shin Tae-yong, sosok yang selama empat tahun terakhir membangun fondasi kuat sepak bola Indonesia.
Pelatih berusia 55 tahun itu dikenal dengan disiplin tinggi, strategi modern, dan keberaniannya memberi kesempatan pada pemain muda.
Masuknya nama Shin ke dalam radar Thailand sontak membuat publik Indonesia ikut menyorot kabar ini.
Banyak yang penasaran apakah pelatih yang sukses mengubah wajah Garuda itu akan bersedia menerima pinangan rival terbesar di ASEAN.
Selain Shin Tae-yong, ada nama Park Hang-seo, pelatih legendaris yang pernah membawa Vietnam menembus puncak kejayaan di Asia Tenggara.
Dua pelatih Korea ini menjadi simbol kesuksesan transformasi sepak bola ASEAN dalam beberapa tahun terakhir.
Kehadiran Shin dan Park di daftar kandidat jelas menandakan arah baru yang ingin diambil FAT.
Thailand tampaknya ingin mencari pelatih dengan mental juara dan pengalaman mengelola tim nasional Asia Tenggara secara efektif.
Anthony Hudson juga termasuk dalam tujuh kandidat yang diungkap media lokal.
Sosok asal Inggris itu kini menjabat sebagai Direktur Teknik FA Thailand dan disebut memiliki peluang karena sudah memahami kultur sepak bola Negeri Gajah Putih.
Tak hanya pelatih asing, FAT juga mempertimbangkan beberapa nama lokal yang punya ikatan emosional kuat dengan timnas.
Salah satunya adalah Kiatisuk Senamuang, legenda sepak bola Thailand yang pernah membawa tim ini juara AFF dan tampil di Piala Asia.
Masuknya Kiatisuk ke daftar kandidat memberi warna tersendiri dalam proses seleksi pelatih baru.
Ia dianggap memiliki kharisma dan kedekatan emosional yang bisa membangkitkan semangat pemain Thailand setelah masa sulit di bawah Masatada Ishii.
Namun, di antara semua nama, Shin Tae-yong tetap menjadi perbincangan paling panas.
Reputasinya sebagai pelatih yang mampu menata ulang skuad muda Indonesia dan menanamkan mental kompetitif di level Asia membuatnya jadi sosok paling diincar.
Bagi Thailand, mendatangkan Shin berarti bukan hanya menggaet pelatih berkualitas, tapi juga mencuri simbol kebangkitan sepak bola Indonesia.
Tak heran jika kabar ini langsung menimbulkan diskusi ramai di kalangan pecinta bola ASEAN.
Wakil Presiden FAT, Dr. Charnwit Pholchivin, bahkan menanggapi daftar kandidat ini secara terbuka.
Ia menegaskan semua nama yang muncul masih dalam tahap pertimbangan dan belum ada keputusan resmi dari federasi.
"Pelatih Thailand seperti Kiatisuk Senamuang, Sasom Pobprasert, dan Thawatchai Sripan akan dipertimbangkan, tetapi ia (Chanwit) mengakui bahwa pelatih seperti Sasom dan Ban [sapaan Sripan] menghadapi tantangan karena tugas klub. Sementara itu, Thawatchai Damrong-Ongtrakul saat ini melatih tim U-23," dikutip dari Sport Daily News, Rabu (22/10).
“Ia (Chanwit) mengakui bahwa ini akan sulit, meskipun Shin Tae Yong tahu sedikit tentang sepak bola Thailand. Pemilihan pelatih membutuhkan pertimbangan yang cermat, karena kontrak harus ditandatangani setidaknya selama satu hingga dua tahun,” tambahnya.
Meski begitu, rumor ini sudah cukup membuat suasana panas di jagat sepak bola kawasan.
Netizen Indonesia, Vietnam, dan Thailand saling berdebat di media sosial tentang siapa yang paling layak menjadi juru taktik baru tim Gajah Perang.
Di Indonesia sendiri, kabar ini memunculkan kekhawatiran di kalangan suporter Garuda.
Shin Tae-yong baru saja membawa timnas melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia dan menyiapkan generasi emas yang kini mulai matang.
Jika Thailand benar-benar mengajukan tawaran resmi, keputusan Shin tentu akan menjadi momen penting dalam kariernya.
Ia dikenal profesional dan selalu mencari tantangan baru, namun ikatan emosional dengan publik Indonesia bisa menjadi pertimbangan besar.
Di sisi lain, Thailand memiliki daya tarik tersendiri bagi pelatih sekelas Shin. Infrastruktur sepak bola mereka lebih mapan, kompetisi domestik lebih stabil, dan dukungan federasi lebih terstruktur dibanding sebagian negara tetangga.
Namun, reputasi Shin Tae-yong sebagai figur yang loyal dan penuh dedikasi membuat banyak pihak yakin ia tak akan mudah meninggalkan proyek besar di Indonesia.
Apalagi, target jangka panjangnya bersama PSSI belum sepenuhnya tuntas.
Belum ada konfirmasi langsung dari pihak Shin Tae-yong maupun FAT terkait kabar ini.
Tapi satu hal pasti, rumor ini membuat rivalitas klasik Indonesia–Thailand kembali memanas, kali ini bukan di lapangan, melainkan di kursi pelatih.
FAT diperkirakan akan segera mengumumkan pelatih baru dalam waktu dekat. Publik menanti apakah Shin Tae-yong benar-benar menjadi pilihan utama atau sekadar nama besar yang muncul dalam daftar incaran.
Apapun hasil akhirnya, kabar ini sudah berhasil menarik perhatian seluruh penggemar sepak bola Asia Tenggara.
Thailand kembali bikin panas, dan nama Shin Tae-yong kini jadi pusat perhatian di tengah bursa pelatih paling dinanti tahun ini.
Kandidat pelatih Thailand:
1. Park Hang Seo
2. Shin Tae Yong
3. Anthony Hudson
4. Kiatisuk Senamuang
5. Sasom Pobprasert
6. Totchtawan Sripan
7. Thawatchai Damrong-Ongtrakul