BERAU POST - Performa maksimal ditampilkan Alex Marquez sepanjang balapan di Philip Island, sehingga membuat ban belakang motornya habis di akhir.
Dilansir lama Crash (22/10), hal ini dianggap adik dari Marc Marquez bermain 'joker'. Kendati begitu, Alex Marquez tak menyesal finis dua di posisi lebih tinggi daripada saat Sprint Race.
“Sebelum balapan, saya bertekad untuk bertarung memberikan seratus persen di semua putaran. Saya tidak akan mengendalikan ban karena harus terus melaju. Saya menikmatinya," cerita Alex.
“Kemudian, ketika saya kesulitan, saya bilang, ‘Oke, hari ini sudah jadi joker, risiko yang saya ambil, tidak apa-apa finis di posisi keempat’. Balapan yang bagus," tambah Alex.
Dengan Francesco Bagnaia tersingkir dan digeser Marco Bezzecchi ke posisi keempat klasemen, pebalap Gresini Ducati itu kini berada di ambang pencapaian bersejarah Marquez, finis satu-dua di klasemen kejuaraan dunia.
“Ini adalah akhir pekan yang sangat penting untuk meraih posisi kedua di kejuaraan. Tidak mudah membalap dalam kondisi seperti ini, di trek ini, ketika Anda sedang berjuang untuk sesuatu,” kata Alex.
Alex beserta tim akan Malaysia dengan margin yang bagus, dia menyukai treknya dan akan mencoba mengamankan posisi juara di sana, tanpa tekanan karena masih ada tiga balapan tersisa.
Marquez menuju Sepang dengan keunggulan 97 poin dari Bezzecchi dan 105 poin dari Bagnaia.
Total 111 poin masih tersedia, jika salah satu rival memenangkan enam balapan tersisa, sebuah skenario yang hampir mustahil.
“Saya rileks. Sepang, seperti Catalunya, adalah trek yang memberi saya kepercayaan diri, karena saya tahu jika kami terus bekerja dengan baik, kami akan sangat cepat," ungkap Alex.
Sang kakak, Marc, yang memastikan gelar juara di Motegi, akan kembali absen karena cedera di Malaysia.
Sementara itu, rekan setim Alex, Fermin Aldeguer, terpaksa mundur dari posisi ketujuh di Phillip Island karena masalah teknis yang tidak diungkapkan.
“Kami mengalami masalah teknis di pertengahan balapan,” tegas pemenang Mandalika tersebut.
“Sangat disayangkan karena seharusnya akhir pekan ini berjalan dengan baik, tetapi masalah ini justru menghentikan kami di momen terbaik kami," cerita Alex.
Alex mengatakan melaju secepat para pembalap terdepan dan seharusnya bisa berada di dekat mereka.
"Tetapi hal-hal seperti ini memang terjadi dan sekarang kami menuju Malaysia dengan keyakinan bahwa kami memiliki kecepatan yang dibutuhkan," pungkas Alex. (smi)
Editor : Nurismi