BERAU POST - Comeback Indra Sjafri bersama Timnas Indonesia U-22 harus berbesar hati menerima kekalahan saat uji coba pertama melawan India U-22.
Timnas Indonesia U-22 mengakui ketangguhan India dengan skor 1-2 saat berlaga di hadapan pendukung sendiri di Stadion Madya Gelora Bung Karno, pada Jumat (10/10) malam.
Satu-satunya gol yang diciptakan oleh Timnas Indonesia U-22 terjadi pada babak pertama. Tepatnya pada menit ke-41 lewat sepakan melengkung indah Dony Tri Pamungkas.
Jalannya Pertandingan
Kekalahan Timnas Indonesia U-22 ini tak lepas dari permainan yang kurang meyakinkan pada awal laga. Skuad Garuda Muda kesulitan meladeni agresivitas India.
Bahkan, gol pertama sudah bersarang ke gawang Timnas Indonesia U-22 pada menit keempat.
Ya, Garuda Muda langsung tertinggal 0-1 setelah India mencetak gol lewat Suhail Ahmad Bhat.
Gol itu bermula dari kesalahan oper yang dilakukan oleh Frenky Missa di area pertahanan.
Suhail kemudian bermanuver ke kotak penalti dan melepaskan tendangan keras yang menggetarkan jala gawang kiper Cahya Supriadi.
Timnas Indonesia U-22 kemudian coba langsung merespons dengan peluang semenit setelahnya.
Yakni lewat umpan silang Dony Tri ke kotak penalti. Sayangnya Hokky Caraka yang ada di area tersebut gagal memanfaatkan kesempatan.
Kelengahan justru kembali dialami Timnas Indonesia U-22 pada menit ke-26. Garuda kebobolan untuk kali kedua, dan lagi-lagi oleh Suhail.
Tapi gol kedua ini terjadi akibat koordinasi buruk di lini pertahanan.
Tertinggal dua gol membuat Timnas U-22 makin gencar memangkas ketertinggal. Serangan yang dibangun lebih agresif dari sisi sayap baik kanan maupun kiri.
Upaya itu pun membuahkan hasil empat menit jelang babak pertama berakhir dalam waktu normal. Adalah Dony Tri Pamungkas yang sukses memperkecil kedudukan pada menit ke-41.
Wonderkid Persija Jakarta itu membobol gawang India U-22 lewat tembakan melengkung yang akurat dari luar kotak penalti.
Tendangannya mengubah skor jadi 1-2 sekaligus jadi hasil di babak pertama.
Pada babak kedua, Indra Sjafri melakukan banyak pergantian. Termasuk pada posisi penjaga gawang, di mana dia memasukkan Muhammad Ardiansyah untuk menggantikan Cahya Shpriadi.
Pelatih Indra Sjafri juga memasukkan sejumlah pemain baru seperti Qrkhan Fikri, Jens Raven, Kakang Rudianto, Zanadin Faris, dan Ricky Pratama. Keberadaan mereka membuat permainan Timnas Indonesia U-22 lebih baik.
Hanya saja, berbagai upaya yang dilakukan oleh Garuda Muda tak kunjung membuahkan gol. Timnas Indonesia U-22 pun akhirnya kalah dengan skor 1-2 dari India. (jpg/smi)
Editor : Nurismi