Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pecco Bagnaia Hancur! Ducati Amankan The Champ Usai Gagal Finis di Mandalika

Beraupost • Selasa, 7 Oktober 2025 | 06:53 WIB
Pecco Bagnaia. (Instagram @pecco63)
Pecco Bagnaia. (Instagram @pecco63)

BERAU POST - Tim Ducati MotoGP  tengah berupaya penuh untuk melindungi Pecco Bagnaia usai tampil mengecewakan pada Grand Prix Indonesia 2025.

Dilansir dari laman Crash pada Senin (6/10), bos tim Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan bahwa Bagnaia dalam kondisi emosional yang sulit setelah gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Mandalika.

Menurut Tardozzi, tim memilih untuk menjaga ruang pribadi sang pembalap agar dapat memulihkan diri secara mental.

Pecco Bagnaia, yang seminggu sebelumnya tampil dominan di Grand Prix Jepang, justru mengalami penurunan performa drastis di Mandalika.

Ia memulai balapan dari posisi ke-16 dan tertinggal jauh dari para pesaing sebelum akhirnya terjatuh dan gagal finis.

Kondisi tersebut membuat juara dunia dua kali itu terlihat frustrasi dan memilih absen dari sesi media setelah lomba.

Tardozzi menjelaskan bahwa absennya Bagnaia dari wawancara bukan karena alasan fisik, melainkan untuk melindungi emosinya.

Ia menyebut sang pembalap dalam keadaan hancur baik secara pribadi maupun profesional.

"Dia sangat sensitif dan kecewa, jadi kami ingin melindunginya dari tekanan publik," ujar Tardozzi.

Manajer tim menambahkan bahwa Bagnaia adalah sosok yang selalu berusaha keras untuk mengatasi keterpurukan.

Namun, dalam kondisi seperti ini, Ducati menilai lebih baik memberi waktu bagi sang pembalap untuk menenangkan diri.

"Kami ingin dia kembali dengan mental yang kuat saat tampil di Phillip Island nanti," tambah Tordozzi.

Penurunan performa Bagnaia memunculkan spekulasi mengenai hubungannya dengan pihak pabrikan Ducati.

Rumor beredar bahwa Bagnaia sempat menggunakan mesin versi 2025 pada sesi uji coba di Misano, yang disebut-sebut menjadi faktor kebangkitannya di Jepang. 

Meski demikian, Ducati enggan mengonfirmasi kabar tersebut dan memilih fokus pada pemulihan mental sang juara dunia.

Tardozzi menegaskan bahwa kepercayaan antara Bagnaia dan Ducati masih sangat kuat meski menghadapi masa sulit.

Ia meyakini Bagnaia memahami bahwa tim selalu berusaha maksimal untuk mendukungnya.

"Selama tujuh tahun bersama, kami telah membangun hubungan yang kuat, baik secara teknis maupun pribadi. Kami melindungi Pecco bukan hanya sebagai pembalap, tapi juga sebagai manusia," tutup Tordozzi.

Editor : Nurismi
#Pecco Bagnaia #MotoGP Indonesia 2025 #sirkuit mandalika