BERAU POST - Pelatih tim nasional Indonesia Patrick Kluivert memutuskan tidak memanggil Mees Hilgers untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde keempat.
Dilansir dari laman Voetbal Primeur pada Kamis (25/9), Keputusan ini diambil karena Hilgers minim menit bermain bersama klubnya, FC Twente.
Kluivert menilai ritme permainan Hilgers belum memadai untuk laga penting melawan Arab Saudi dan Irak.
Hilgers saat ini menghadapi situasi sulit di FC Twente. Klub menolak menurunkannya kecuali ia memperpanjang kontrak yang akan segera habis.
Kondisi tersebut membuat sang bek kehilangan kesempatan tampil secara reguler.
Gagalnya transfer ke Stade Brest pada akhir bursa transfer Prancis memperparah masalahnya. Tanpa kepastian masa depan, Hilgers tetap berada di Enschede tanpa prospek bermain.
Situasi ini membuatnya sulit menjaga kebugaran dan ketajaman.
Patrick Kluivert menekankan pentingnya ritme pertandingan bagi setiap pemain tim nasional. Ia menilai Hilgers belum mencapai standar kebugaran dan konsistensi yang diperlukan.
Oleh sebab itu, Kluivert memilih untuk tidak memasukkan Hilgers ke dalam skuad.
Hilgers sejatinya bertekad membela Indonesia di Piala Dunia 2026.
Namun, tanpa waktu bermain yang cukup, peluangnya menurun drastis. Transfer pada bursa musim dingin menjadi opsi utama agar ia kembali dilirik tim nasional.
Pemain berusia 24 tahun itu diketahui enggan memperpanjang kontraknya bersama FC Twente. Keputusan ini membuat klub kian enggan memberinya kesempatan bermain.
Kondisi tersebut semakin menjauhkan Hilgers dari radar pelatih tim nasional.
Untuk kembali ke tim Garuda, Hilgers perlu segera menemukan klub yang memberinya menit bermain reguler.
Kluivert menegaskan hanya pemain dengan kondisi kompetitif yang akan dipanggil. Hingga situasi membaik, Hilgers harus bersabar menanti kesempatan berikutnya. (jpg/smi)
Editor : Nurismi