BERAU POST - Rumor panas soal masa depan Erling Haaland kembali menyeruak dikabar akan berpindah.
Striker tajam Manchester City itu disebut-sebut telah mencapai kesepakatan dengan Presiden Barcelona, Joan Laporta, terkait peluang transfer di masa depan.
Dikutip dari Football365, agen Haaland, Rafaela Pimienta, memiliki hubungan baik dengan Laporta sehingga tercipta kesepahaman verbal antara kedua pihak.
Disebutkan, jika suatu saat Haaland memutuskan meninggalkan Etihad Stadium pada 2026, pilihannya hanya satu, Barcelona. Tawaran dari klub lain kabarnya akan ditolak.
Namun, kabar tersebut masih penuh tanda tanya. Jurnalis Football Insider, Pete O’Rourke, menegaskan bahwa kepindahan Haaland ke Barcelona dalam waktu dekat hampir mustahil.
"Tidak, itu sangat tidak mungkin. Haaland memang jadi idaman semua klub, tapi Man City cukup beruntung memilikinya. Tahun lalu ia meneken kontrak jangka panjang hingga 2034. Untuk membawanya pergi butuh biaya lebih dari GBP 150 juta, bahkan lebih besar lagi," kata O’Rourke.
Situasi ini semakin rumit karena Barcelona masih dibayangi masalah finansial. Meski Laporta bermimpi menjadikan Haaland sebagai suksesor Robert Lewandowski di lini depan.
Namuan kemampuan finansial Blaugrana diyakini belum cukup untuk mewujudkannya.
Di sisi lain, Manchester City jelas tidak ingin kehilangan mesin gol utamanya. Haaland tetap jadi pusat permainan tim Pep Guardiola, terbukti dengan catatan luar biasa musim ini: tujuh gol dalam enam pertandingan bersama City, plus enam gol hanya dalam dua laga untuk timnas Norwegia.
Meski The Citizens menjalani awal musim Premier League 2025/2026 yang tidak konsisten, dengan baru mengumpulkan tujuh poin dari lima laga, posisi Haaland di tim tetap tak tergoyahkan.
Guardiola bahkan disebut menjadikannya kunci kebangkitan City setelah musim lalu finis di posisi ketiga, sebuah capaian yang dianggap buruk untuk standar mereka.
Kini, semua mata tertuju pada Haaland apakah benar Barcelona bisa mewujudkan mimpinya, atau City tetap menjadi rumah sang predator gol hingga bertahun-tahun ke depan. (jpg/smi)
Editor : Nurismi