Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Beda dari Medsos, Mayoritas Suporter Puas dengan Taktik Patrick Kluivert

Beraupost • Sabtu, 20 September 2025 | 06:50 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)

BERAU POST - Lembaga survei Football Institute menemukan perbedaan mencolok terkait kepuasan suporter terhadap kinerja Patrick Kluivert.

Kritik tajam yang muncul di media sosial, ternyata tak sebanding dengan hasil survei periode Februari–Agustus 2025.

Football Institute kembali melakukan survei terkait sepak bola nasional, khususnya Timnas Indonesia.

Kali ini, lembaga yang didirikan oleh Budi Setiawan itu melibatkan 1.270 responden untuk mengukur kepuasan suporter Garuda terhadap kinerja Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala.

Hasilnya, mayoritas responden menilai ada perubahan positif yang terlihat jelas sejak Kluivert memimpin skuad Garuda.

Tingkat kepuasan suporter Timnas Indonesia menunjukkan angka yang cukup tinggi.

Berdasarkan hasil survei Football Institute di 21 kota, sebanyak 72 persen menyatakan puas dengan kepemimpinan Patrick Kluivert. Bahkan ada 7,8 persen yang menyatakan sangat puas.
 
Bukan cuma itu, survei menemukan ada penilaian positif pada aspek prestasi dan hasil pertandingan.

Sebanyak 49 persen responden menilai Timnas Indonesia meraih hasil yang memuaskan di bawah arahan Kluivert.

"Kami menggunakan teknik deep interview, artinya kami tidak hanya ingin mengetahui pilihan jawaban mereka, tetapi juga alasan mendalam di baliknya. Jadi, ketika ditanya apakah puas dengan kinerja Patrick Kluivert, sebanyak 72 persen menjawab puas," ujar Budi saat memaparkan hasil surveinya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (19/9).

"Jadi kritik tajam yang ramai di media sosial ternyata tidak selalu linear dengan kenyataan, jika melihat hasil survei ini," imbuh Budi Setiawan.

Budi menambahkan, kepuasan dalam survei didasari sejumlah alasan. Dari delapan kategori alasan yang ada, faktor prestasi dan hasil Timnas Indonesia menjadi yang paling dominan, menyumbang 49 persen.

Selain itu, kemampuan dalam hal strategi dan gaya bermain Timnas Indonesia di tangan pelatih asal Belanda tersebut juga terbilang bagus.

Sebanyak 56,8 persen responden suporter merasa taktik yang diterapkan Kluivert memberi warna baru pada permainan skuad Garuda.

Masih dalam surveinya, Budi juga memaparkan bahwa sebanyak 52,4 persen responden menganggap Timnas Indonesia saat ini sudah bisa bersaing dengan kombinasi pemain lokal dan naturalisasi.

Ia menyebut hal ini menunjukkan kepercayaan besar publik pada tim yang dibangun.

"Sebanyak 45,3 persen responden menilai sudah seimbang antara komposisi pemain diaspora dan pemain lokal Liga 1," terang Budi.

"Bahkan 9,3 persen responden menilai sudah banyak pemain lokal dari Liga 1 yang dipanggil ke timnas senior," tambahnya.

Selain kepuasan kinerja, survei Football Institute juga mengukur keyakinan suporter Timnas Indonesia terhadap peluang Jay Idzes dan kolega lolos ke Piala Dunia 2026.

Hasilnya, sebanyak 65,04 persen responden cukup optimistis Indonesia mampu lolos ke putaran final.

"Bahkan sebanyak 64,80 persen tetap yakin meskipun Timnas Indonesia akan bermain di kandang lawan," jelas Budi.

Menariknya lagi, seandainya Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, suporter ternyata tak setuju jika Kluivert langsung dipecat.

Dalam survei tercatat 49,06 persen responden menolak pemecatan, sedangkan 40,31 persen setuju, 7,09 persen sangat setuju, dan 3,54 persen sangat tidak setuju.

"Alasan terbesar mereka tidak setuju Kluivert dipecat adalah karena ingin memberi kesempatan dan melakukan evaluasi. Persentasenya mencapai 85,35 persen," terang Budi.

"Menariknya, dari jawaban terbuka suporter, opsi untuk mengganti pelatih kembali ke Shin Tae-yong justru sangat kecil, hanya 0,63 persen," lanjutnya.

Untuk diketahui, populasi survei Football Institute mencakup suporter sepak bola nasional, termasuk pendukung klub Liga 1, Liga 2, dan Timnas Indonesia.

Responden dipilih dengan sejumlah kriteria. Salah satunya adalah pernah menyaksikan laga Timnas Indonesia, baik secara langsung maupun melalui televisi atau layanan streaming.

Adapun pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling, melibatkan 1.270 responden dari 21 kota/kabupaten basis klub Liga 1 dan Liga 2.

Survei memiliki margin of error sekitar 2,75 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (jpg/smi)
 

 

Editor : Nurismi
#pelatih #patrick kluivert #Timnas Indonesia