BERAU POST - Akhir pekan yang mengecewakan bagi Pecco Bagnaia di MotoGP 2025, sebab Sirkuit Misano dianggap tidak bersahabat kali ini.
Dilansir dari laman Crash, pebalap Ducati ini terjatuh pada lap kesembilan Grand Prix saat mempertahankan posisi ketujuh.
Hasil tersebut memperpanjang puasa podium Bagnaia menjadi lima putaran beruntun atau sepuluh balapan.
Sebelumnya, Bagnaia berharap dapat bangkit setelah hanya finis ke-13 pada sprint race. Ia optimistis dengan performa motor saat balapan penuh, namun kenyataan di lintasan berkata lain.
Harapan meraih lima besar sirna ketika bagian depan motornya kehilangan cengkeraman di Tikungan 10.
Manajer umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengakui situasi Bagnaia semakin rumit. Ia menegaskan tim harus menemukan solusi teknis agar sang juara dunia dua kali dapat kembali kompetitif.
Uji coba resmi di Misano menjadi kesempatan penting untuk menguji pengaturan dan komponen baru.
Dall’Igna juga menanggapi komentar Bagnaia yang mengaku frustrasi dan kehilangan kesabaran.
Menurutnya, perasaan tersebut wajar dirasakan oleh pembalap, tim, dan para penggemar.
Dall'Igna menekankan pentingnya sikap positif untuk menghentikan spiral performa negatif yang sedang terjadi.
Bagnaia kini tertinggal 93 poin dari Alex Marquez dalam perebutan posisi kedua klasemen.
Ia hanya unggul delapan poin dari Marco Bezzecchi, sehingga posisinya di papan atas semakin terancam.
Situasi ini menambah tekanan bagi Bagnaia untuk segera menemukan ritme kemenangan.
Setelah balapan, Bagnaia mengaku sudah menganalisis insiden bersama tim. Ia menyatakan siap memanfaatkan tes hari Senin untuk mencari solusi.
Meski demikian, ia mengakui perjalanan menemukan setelan terbaik masih panjang dan menantang.
Musim 2025 menjadi salah satu yang terberat dalam karier Bagnaia. Sejak awal musim, ia kerap mengalami kesulitan pada entri tikungan motor GP25.
Ducati berharap uji coba Misano menjadi titik balik untuk mengakhiri rentetan hasil buruk sang juara bertahan. (jpg/smi)