BERAU POST - Xavi Simons akhirnya berlabuh ke Tottenham Hotspur setelah drama panjang yang dilakukan.
Gelandang serang RB Leipzig itu dikabarkan tinggal selangkah lagi diumumkan sebagai rekrutan anyar Spurs pada bursa transfer musim panas ini.
Simons telah menjalani tes medis bersama tim asuhan Thomas Frank. Transfer ini diperkirakan bernilai 52 juta Pound sterling, atau setara Rp975 miliar, dengan kontrak jangka panjang selama tujuh tahun di Stadion Tottenham Hotspur.
Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depan Simons yang sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar Premier League, termasuk Chelsea dan Manchester United.
Namun, Tottenham bergerak cepat setelah sebelumnya gagal mendapatkan Eberechi Eze yang akhirnya merapat ke Arsenal.
Menurut laporan dari jurnalis kenamaan David Ornstein yang dikutip oleh Sports Mole, kesepakatan personal antara Spurs dan Simons sudah tercapai.
Hanya detail administrasi yang perlu dirampungkan sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Jika tak ada aral melintang, Simons akan menjadi rekrutan ketujuh Tottenham pada jendela transfer musim panas ini
"David Ornstein melaporkan bahwa Tottenham Hotspur telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Xavi Simons dari RB Leipzig dengan biaya 60 juta Euro (52 juta Pounds). Kesepakatan personal sudah tercapai dan sang pemain bahkan telah menjalani tes medis bersama Spurs," tulis Sports Mole.
Meski begitu, suporter Spurs masih menahan diri untuk terlalu gembira. Pengalaman pahit ketika gagal mendatangkan Eze masih membekas.
Namun, laporan lain menyebutkan bahwa Chelsea tak lagi berniat mengganggu langkah Tottenham, karena mereka kini lebih fokus mengejar tanda tangan Alejandro Garnacho dari Manchester United.
Simons sendiri meninggalkan catatan impresif selama berseragam RB Leipzig. Dalam 78 penampilan di semua kompetisi, ia mencetak 22 gol dan memberikan 24 assist.
Musim lalu saja, pemain berusia 22 tahun itu menorehkan 11 gol dan 8 assist dari 33 laga. Awal musim ini pun ia langsung memberi kontribusi dengan satu gol dan satu assist dalam dua pertandingan.
Potensi besar yang dimiliki Simons tentu membuat Spurs optimistis. Ia dianggap akan menjadi tambahan kekuatan signifikan untuk lini serang, apalagi dengan fleksibilitasnya bermain di berbagai posisi ofensif.
Thomas Frank diyakini sudah menyiapkan peran khusus untuk mantan pemain akademi Barcelona tersebut.
Mengenai debutnya, transfer ini tidak akan selesai tepat waktu untuk laga Tottenham melawan Bournemouth akhir pekan ini.
Namun, Simons berpeluang tampil untuk pertama kali pada laga panas derby London kontra West Ham United di Stadion London, 13 September mendatang.
Pertandingan itu diyakini akan menjadi panggung sempurna bagi Simons memperkenalkan diri kepada publik Inggris.
Atmosfer derby London selalu penuh gengsi dan tekanan tinggi, sekaligus ajang pembuktian apakah dirinya mampu menjawab ekspektasi besar para pendukung Spurs.
Di sisi lain, Tottenham sedang dalam kondisi penuh percaya diri. Dari dua laga awal Premier League musim ini, Spurs meraih hasil sempurna dengan kemenangan atas Burnley dan Manchester City.
Mereka mencetak total lima gol tanpa kebobolan sekalipun, sehingga kini bercokol di posisi kedua klasemen sementara.
Kedatangan Simons diharapkan bisa memperpanjang tren positif tersebut. Dengan kreativitas, visi permainan, serta kemampuannya menembus pertahanan lawan, Simons bisa menjadi motor serangan baru yang selama ini dicari Spurs.
"Tottenham terlihat serius membangun skuad yang mampu bersaing di papan atas. Kehadiran Simons adalah bukti nyata ambisi klub," melansir dari Sport Mole.
Jika proses administrasi rampung sesuai jadwal, Tottenham akan segera memperkenalkan Simons kepada publik.
Fans pun diyakini tak sabar melihat kombinasi pemain muda berbakat tersebut bersama bintang-bintang Spurs lainnya di kompetisi domestik maupun Eropa.
Dengan usia yang masih muda, perjalanan karier Simons di Tottenham baru saja dimulai.
Namun, kepindahannya ke Premier League sudah menjadi sorotan besar di Eropa. Spurs pun kini seolah memberi sinyal kuat kepada para pesaing: mereka bukan sekadar penggembira, melainkan penantang serius di musim 2025/2026. (jpg/smi)
Editor : Nurismi