BERAU POST - Ferrari mengaku buta total selama Grand Prix Inggris karena kehilangan sinyal GPS dari mobil Lewis Hamilton.
Hal ini membuat strategi mereka terganggu secara signifikan dan berdampak pada hasil akhir pembalap berusia 40 tahun itu yang finis di posisi keempat.
Hamilton sempat memiliki peluang besar untuk naik podium di Silverstone. Namun, setelah mengganti ban ke slick pada putaran ke-41.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (7/7), diketahui bahwa Hamilton kehilangan waktu krusial karena melaju lurus di Tikungan 3 dan 4.
Memberikan celah bagi Nico Hülkenberg yang masuk pit satu putaran setelahnya dan akhirnya mengamankan posisi ketiga.
Kepala tim Ferrari, Fred Vasseur, menjelaskan bahwa kegagalan sistem transponder menyebabkan tim kehilangan pelacakan posisi Hamilton secara real-time.
Situasi ini membuat pengambilan keputusan strategis menjadi jauh lebih sulit, terutama dalam menentukan waktu pit stop yang optimal.
Vasseur mengakui bahwa keputusan pit stop memang selalu tampak lebih mudah jika dievaluasi setelah balapan.
Namun, saat berada di dinding pit, keputusan harus diambil dengan cepat dan berdasarkan kondisi lapangan yang terus berubah.
“Kami tidak tahu di mana posisi Lewis di lintasan, itu sangat menyulitkan,” ujar Vasseur seperti dikutip pada Crash.
Ferrari juga mengakui bahwa mereka menggunakan pengaturan downforce tinggi demi mengoptimalkan performa dalam kondisi lintasan basah.
Namun, hasilnya tidak memuaskan. Hamilton mengeluhkan mobil yang terasa terlalu lincah, sementara Charles Leclerc hanya finis di posisi ke-14 setelah strategi ban licin di awal tidak membuahkan hasil.
Vasseur menyatakan bahwa kesulitan Ferrari juga datang dari tantangan menyalip dalam kondisi udara kotor di lintasan.
Menurutnya, kehilangan banyak waktu di belakang mobil lain menyebabkan pemborosan ban dan membuat performa keseluruhan menurun meskipun kecepatan murni tidak menjadi masalah besar.
Menutup pernyataannya, Vasseur menyebut bahwa balapan di Silverstone adalah akhir pekan yang sulit untuk banyak tim.
Hanya Lando Norris dan Nico Hülkenberg yang tampaknya tidak menyesali strategi mereka.
Ferrari kini akan memusatkan perhatian pada sesi kualifikasi dan perebutan posisi di klasemen kejuaraan. (jpg/smi)
Editor : Nurismi