HARIAN RAKYAT KALTARA– Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara) pulang dengan senyum lebar dari ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 28 Juni-5 Juli 2025.
Di tengah dominasi tuan rumah Jawa Tengah, Kaltara berhasil mencuri perhatian dengan mengamankan dua medali emas.
Berkat performa gemilang pemanah andalannya, Dzakiya Aulia Puteri. Dzakiya, yang berasal dari Malinau, menunjukkan kelasnya di nomor recurve U-18 putri jarak 60 meter.
Emas pertamanya diraih setelah mengungguli para pesaingnya di kualifikasi sesi dua, dengan perolehan poin tertinggi 316.
Ia berhasil mengungguli Lathifah Qurrota’ayun Rahmawat dari Kalimantan Timur (315 poin) yang meraih perak, dan Nazira Alfada Shifa dari DKI Jakarta (314 poin) yang membawa pulang perunggu.
Tak berhenti di situ, Dzakiya kembali mengukir prestasi dengan meraih emas kedua. Ia mengumpulkan total skor 643 dari seluruh babak kualifikasi yang dimainkannya.
Penampilannya yang konsisten membuatnya unggul jauh dari atlet tuan rumah, Fayola Jingga Naeva Maheswari, yang harus puas dengan perak setelah hanya mengumpulkan 636 poin, serta pemanah Kaltim, Lathifah Qurrota’ayun Rahmawat, yang total mengumpulkan 632 poin.
Namun, di babak aduan, perjalanan Dzakiya Aulia harus terhenti di semifinal setelah disingkirkan oleh pemanah Lampung, Anastasia Adinda Puspa, dengan skor 0-6, membuatnya harus puas di peringkat keempat.
Sementara itu, saudara kembarnya, Dzakiya Amalia Puteri, tercecer di peringkat 20 pada babak kualifikasi di nomor yang sama.
Ketua Perpani Kaltara Steve Singgih Wibowo mengungkapkan, rasa syukurnya atas keberhasilan Dzakiya Aulia Puteri.
Ia secara khusus menyoroti peran orang tua atlet dan Pemerintah Kabupaten Malinau yang telah mendukung penuh kemajuan Dzakiya.
Steve juga mengakui bahwa hasil ini melampaui harapan awal Perpani Kaltara.
Mereka tidak mematok target medali tinggi mengingat kedua Dzakiya baru saja naik kelas dari nomor standard bow ke recurve.
"Sebetulnya kita nothing to lose, tidak ngejar target. Dengan Dzakiya optimis, kita support, akhirnya hasilnya cukup baik," tuturnya.
Prestasi ini menjadi modal berharga bagi Dzakiya Aulia dan juga bagi Perpani Kaltara dalam mempersiapkan diri menghadapi babak kualifikasi PON XXII pada 2027 mendatang.
"Harapannya, Dzakiya Aulia Puteri dapat tampil lebih optimal saat berlaga pada Kejurnas Panahan Senior yang dijadwalkan pada Oktober mendatang," harapnya. (sas/uno)
Editor : Nurismi