Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dua Musim Penuh Cinta dan Prestasi: Megawati Pamit dari Red Spark Pulang ke Indonesia

Beraupost • Kamis, 10 April 2025 | 17:50 WIB
Momen Megawati Hangestri Pertiwi saat menerima penghargaan MVP bersama Red Sparks. (@red__sparks)
Momen Megawati Hangestri Pertiwi saat menerima penghargaan MVP bersama Red Sparks. (@red__sparks)

BerauPost - Karier gemilang Megawati Hangestri bersama Red Sparksresmi berakhir. Pemain asal Jember itu memutuskan tidak memperpanjang kontraknya dengan klub asal Daejeon, dan memilih pulang ke Indonesia untuk merawat sang ibu yang tengah sakit.

Keputusan ini menandai berakhirnya dua musim penuh prestasi dan cinta yang terjalin antara Megawati dan Red Sparks.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak klub dan agennya pada Rabu (9/4) waktu Korea.

“Megawati menolak tawaran perpanjangan kontrak karena ingin kembali ke Indonesia untuk mendampingi ibunya,” ujar sang agen seperti dikutip dari Mania Times.

Meski belum menentukan masa depannya, Megawati disebut mempertimbangkan liga-liga dengan musim lebih pendek seperti di Thailandatau Vietnam agar bisa lebih lama berada di rumah.

Megawati bergabung ke Red Sparks pada musim 2023–2024 dan langsung mencetak sejarah. Pada musim debutnya di V-League, ia menempati peringkat ke-7 pencetak poin terbanyak liga dengan 736 poin, serta mencatat 43,95 persen tingkat keberhasilan serangan—peringkat ke-4 liga.

Musim berikutnya, performanya makin moncer. Pemain berusia 25 tahun itu menduduki posisi 3 besar pencetak poin terbanyak (802 poin) dan memuncaki peringkat keseluruhan serangan sukses dengan 48,06 persen.

Megawati juga merajai statistik di kategori open attack, quick open, back-row attack, dan situational attack.

Statistik tersebut menunjukkan betapa dominannya sang opposite spiker sepanjang musim.

Kiprah Megawati juga berhasil membawa Red Sparks mengukir sejarah. Klub ini menempati posisi ketiga di musim reguler dan berhasil mengalahkan Hyundai Hillstate 2-1 di babak playoff, memastikan langkah ke championship untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.

Di partai puncak, Megawati tampil heroik dan memimpin tim hingga laga final kelima melawan Heungkuk Pink Spiders, sebelum akhirnya kalah tipis.

“Kami sangat menghargai pengorbanan dan dedikasi Megawati. Dia bukan hanya pemain hebat secara teknik, tapi juga pribadi yang sangat baik dan cepat menyatu dengan tim,” ujar salah satu perwakilan klub.

Red Sparks dan penggemarnya memang tak hanya kehilangan bintang lapangan, tapi juga figur yang begitu dicintai oleh rekan satu tim dan fans. Di balik keputusan berat tersebut, terpancar nilai luhur yang dijunjung Megawati: keluarga tetap nomor satu.

“Saya sangat bersyukur bisa dua musim bermain di Korea, tapi sekarang saatnya saya kembali ke rumah. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung saya,” ucap Megawati saat perpisahan.

Meski kisahnya di Red Sparks berakhir, tidak menutup kemungkinan Megawati akan kembali ke V-League suatu hari nanti. Pihak klub pun menyatakan harapannya untuk suatu saat bisa kembali bekerja sama. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#Red Sparks #pulang ke indonesia #Megawati Hangesti Pertiwi