Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

"Tunjukkan Martabatmu" : Koreo Suporter Indonesia di GBK Sentuh Hati Thom Haye

Beraupost • Selasa, 8 April 2025 | 06:00 WIB
Koreografi Spektakuler Show Your Dignity dari Suporter Timnas Indonesia Membakar Semangat di SUGBK saat Hadapi Bahrain dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Koreografi Spektakuler Show Your Dignity dari Suporter Timnas Indonesia Membakar Semangat di SUGBK saat Hadapi Bahrain dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

BerauPost - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) kembali menjadi perhatian publik sepak bola internasional usai laga Timnas Indonesia melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertandingan berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk tim Garuda ini tidak hanya menyuguhkan performa apik para pemain, tetapi juga menampilkan dukungan luar biasa dari suporter setia di tribun utara GBK melalui koreografi megah mereka.

Salah satu pemain yang dibuat terpukau oleh atmosfer ini adalah gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye.

Pemain berdarah Belanda tersebut secara terang-terangan mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme luar biasa para pendukung Indonesia yang memadati stadion kebanggaan masyarakat Tanah Air tersebut.

Koreo besar yang dibuat kelompok suporter La Grande Indonesia menghiasi tribun utara dengan visual Garuda raksasa berlatar Puncak Cartenz Pyramid, puncak tertinggi di Indonesia.

Di bagian bawah, terpampang kalimat penuh semangat: “Show Your Dignity” atau dalam bahasa Indonesia, “Tunjukkan Martabatmu,” yang menjadi penyemangat bagi para pemain.

Tak hanya viral di media sosial, koreografi ini juga memberikan dampak emosional yang kuat bagi para pemain di lapangan.

Dalam unggahan kanal YouTube pribadinya The Haye Way, Thom Haye membagikan momen ketika ia menyaksikan langsung koreo megah itu dari tengah lapangan.

“Sebagai pemain, Anda berjalan di lapangan dan melihat ke kiri ada spanduk besar ini dengan kata-kata 'tunjukkan harga diri Anda',” ungkap Haye.

Ia menjelaskan bahwa dalam laga penting seperti ini, motivasi memang sudah ada. Namun, penampakan koreografi semacam itu menambah dorongan semangat yang begitu dalam.

“Anda mungkin tidak perlu motivasi apa pun sebelum pertandingan seperti ini, tetapi jika membutuhkan motivasi tambahan, dan melihat Garuda besar dengan kata-kata ini, Anda akan menjadi sangat-sangat bersemangat,” ujarnya.

Menurut Haye, momen tersebut menjadi pemicu emosional dan mental bagi para pemain untuk tampil sekuat tenaga demi membawa nama baik bangsa.

“Anda berpikir seperti inilah saatnya,” lanjutnya penuh antusias.

Tak hanya Haye yang terkesan, temannya Neal Petersen yang turut hadir menyaksikan pertandingan juga mengomentari suasana GBK.

Petersen menilai atmosfer pertandingan di GBK sangat berbeda dengan stadion-stadion besar di Eropa.

Ia membandingkan bahwa meski stadion Eropa tampak megah dan hidup sebelum laga dimulai, atmosfer itu biasanya redup saat pertandingan berlangsung.

“Perbedaan atmosfer di GBK dibanding dengan di Eropa adalah di stadion besar (Eropa) atmosfernya luar biasa kemudian bisa sunyi selama pertandingan,” ujar Petersen.

“Tetapi, di GBK tidak, orang-orang bernyanyi dari menit pertama hingga menit akhir dan tentu saja Anda harus bernyanyi setelah pertandingan dengan semua orang berdiri di tengah (untuk momen Tanah Airku),” lanjutnya.

Kemenangan atas Bahrain ini tak hanya memberikan dorongan klasemen bagi Indonesia, namun juga mempererat semangat kebangsaan dari para pendukung yang memenuhi stadion.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan suporter Indonesia bukan hanya sekadar sorakan, melainkan sebuah kekuatan yang mampu menyentuh hati para pemain hingga membuat mereka merinding kagum. (jpg/smi)

Editor : Nurismi
#thom haye #stadion utama gelora bung karno #Koreo Show Your Dignity