BerauPost - Sejarah baru diciptakan oleh Mario Suryo Aji di Moto2 Amerika Serikat 2025.
Dia sukses finis di posisi sembilan sekaligus mengukuhkan diri sebagai rider Indonesia pertama yang mampu mengakhiri balapan di sepuluh besar dalam Grand Prix Moto2.
Mario Aji mencatatkan sejarah tersebut dalam seri ketiga Moto2 2025. Dia tampil ciamik dalam balapan basah (wet race) Moto2 Amerika Serikat 2025 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Minggu (30/2) atau Senin (31/3) dini hari WIB.
Mengawali balapan dari posisi ke-12, pembalap 21 tahun itu mampu melintasi sirkuit di Austin dengan cukup gemilang.
Mario Aji memberikan persaingan ketat dengan pembalap-pembalap lain yang ada di depannya.
Hasilnya pun ciamik. Mario Aji berhasil finis di posisi ke sembilan, terpaut 33,466 detik dari Jake Dixon yang keluar sebagai pemenang balapan.
Rider Idemitsu Honda Team Asia itu mengungguli Colin Veijer yang meraih poin pertamanya musim ini di posisi ke-10 untuk Red Bull.
Bahkan, Mario Aji juga berhasil unggul atau finis lebih baik ketimbang Marcos Ramirez, pembalap teratas tim American Racing pada balapan kandang mereka di posisi kesebelas.
Bagi Mario Aji, ini merupakan finis terbaik yang pernah dia torehkan sepanjang karier.
Bahkan, dia menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil finis di sepuluh besar dalam sejarah Grand Prix.
"Mario Aji P9. Pembalap Indonesia kita meraih hasil terbaiknya di kelas menengah MotoGP," tulis akun Instagram Honda Team Asia, dipetik Senin (31/3).
Dengan catatan ini, Mario Aji berarti berhasil meraup tujuh poin dari Moto2 Amerika Serikat 2025.
Perolehan poin pembalap asal Madiun itu pun kini total sudah mengoleksi delapan poin dan menempati posisi ke-17.
Poin pertama Mario Aji sebelumnya didapatkan olehnya saat seri pembuka Moto2 2025, yakni Moto2 Thailand 2025 di Chang International Circuit, Buriram pada 2 Maret lalu. Saat itu dia finis di posisi ke-15. (jpg/smi)
Hasil 10 besar Moto2 Amerika Serikat 2025:
1. J. Dixon 37 menit 24,220 detik
2. T. Arbolino +4.148 detik
3. A. Lopez +12.685 detik
4. A. Canet +28.375 detik
5. I. Guevara +30.290 detik
6. I. Ortola +31.916 detik
7. B. Baltus +32.640 detik
8. D. Holgado +32.685 detik
9. Mario Aji +33.466 detik
10. C. Veijer +35.429 detik
Editor : Nurismi